Breaking News:

Teror Virus Corona

Tunggakan BPJS ke Rumah Sakit Jadi Kendala Tangani Pasien Covid-19, Anies Baswedan Curhat ke Wapres

BPJS Kesehatan hingga saat ini masih belum juga melunasi tunggakannya ke sejumlah rumah sakit swasta

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menggelar konferensi pers di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2020). 

Padahal, pengelola rumah sakit swasta harus bergerak cepat menangani pasien dengan jumlah yang banyak.

"Mereka mengharapkan dukungan BPJS agar tidak ada keterlambatan di dalam pembayaran tagihannya.

Karena, mereka harus bergerak cepat, yang harus ditangani jumlahnya banyak," kata Anies dalam rapat via teleconference dengan Wakil Presiden Maruf Amin, Kamis (2/4/2020) sore dilansir dari Tribunnews.com.

Cara Mudah Membuat Ramuan Air Jahe dan Jeruk Nipis, Simak Juga Sederet Khasiatnya

Anies menegaskan, jika pemerintah pusat dapat memberi kepastian soal tak adanya keterlambatan pembayaran yang selama ini menunggak.

Maka, rumah sakit swasta akan tetap mau menerima pasien Covid-19.

"Soalnya, hampir kalau ketemu kami, mereka bilangnya siap handle, tapi jangan telat dananya karena tidak ada dana untuk menalangi," imbuhnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam rapat via teleconference dengan Wakil Presiden Maruf Amin, Kamis (2/4/2020) sore.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam rapat via teleconference dengan Wakil Presiden Maruf Amin, Kamis (2/4/2020) sore. (IST)

Wakil Presiden RI, Maruf Amin turut merespon curhatan Gubernur Anies Baswedan.

Menurut Maruf Amin, saat ini Kementerian Keuangan sudah mendata jumlah tunggakan BPJS Kesehatan yang jatuh tempo.

Soal besarannya sedang dikalkulasi.

Ia mengatakan usulan Anies akan didukung Pemerintah Pusat.

Halaman
1234
Penulis: Damanhuri
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved