Teror Virus Corona

Tunggakan BPJS ke Rumah Sakit Jadi Kendala Tangani Pasien Covid-19, Anies Baswedan Curhat ke Wapres

BPJS Kesehatan hingga saat ini masih belum juga melunasi tunggakannya ke sejumlah rumah sakit swasta

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menggelar konferensi pers di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2020). 

Sebab, kata dia, permasalahan tunggakan BPJS Kesehatan ini merupakan salah satu prioritas pemerintah pusat.

"Mudah-mudahan, tunggakan BPJS bisa segera diselesaikan.  Saya sangat mendukung dan sudah saya sampaikan usulan ini.  Kelihatannya, ini bagian dari yang menjadi prioritas," kata Maruf Amin.

VIDEO Menhub Budi Karya Sumadi Bertakbir Tebar Semangat Hadapi Covid-19, Apresiasi Peran Tim Medis

401 jenazah Sudah Dimakamkan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, sudah ada 401 jenazah yang pemulasaran dan pemakamannya dilalukan menggunakan protap Covid-19.

Hal ini disampaikan Anies saat teleconference dengan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin Kamis (2/4/2020) siang.

"Dinas Pertamanan dan Hutan Kota yang mengurusi pemakaman sampai dengan kemarin itu jumlah yang meninggal dimakamkan dengan cara Covid-19 ada 401 kasus," ucap Anies kepada Wapres.

Banyaknya jumlah pemulasaran dan pemakaman jenazah menggunakan protap Covid-19 ini disebut Anies sebagai gambaran masih tingginya angka penularan virus corona di Jakarta.

Bahkan, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengatakan, hari ini saja sudah ada 38 jenazah yang dimakamkan menggunakan strandar operasional prosedur (SOP) ketat tersebut.

"Pagi ini saja ada 38 jenazah yang dimakamkan dengan protap Covid-19. Baru setengah hari saja ya," ujarnya.

Meski demikian, dalam teleconference tersebut Anies tak merinci di mana saja pemakaman menggunakan protap Covid-19 itu dilakukan.

Halaman
1234
Penulis: Damanhuri
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved