Breaking News:

Antisipasi Krisis Ekonomi dan Sosial, Pemkab Bogor Alokasikan Anggaran Rp 384 M

Pemkab Bogor mengalokasikan anggaran dengan jumlah Rp 384 Miliar yang akan dibagi tiga komponen.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Istimewa
Bupati Bogor Ade Yasin menyarankan warga untuk mengenakan masker kain ketika keluar rumah demi mencegah penularan Virus Corona (Covid-19). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan refocusing anggaran untuk penanganan bencana non alam atau penanganan Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Bogor.

Hal ini dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2020 Tentang Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Pemkab Bogor mengalokasikan anggaran dengan jumlah Rp 384 Miliar yang akan dibagi tiga komponen.

“Yakni penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial,” Kata Bupati Bogor Ade Yasin dalam keterangannya, Rabu (8/3/2020) malam.

Rinciannya, untuk penanganan kesehatan Rp 191.050.108.590, penanganan dampak ekonomi Rp 4.028.000.000 dan anggaran jaring pengamanan sosial Rp 188.994.600.000

Ade Yasin mengatakan bahwa selama masa darurat corona banyak masyarakat yang penghasilannya menurun bahkan tak dapat penghasilan sama sekali.

Ade Yasin berharap dengan alokasi dana ini, Kabupaten Bogor benar-benar siap menghadapi segala kemungkinan terkait antisipasi penyebaran Covid-19 ke depannya.

“Seperti yang dikatakan pak menteri, seandainya masyarakat yang terdampak tidak ditangani oleh Pemerintah ataupun Non Pemerintah maka krisis kesehatan bisa berubah menjadi krisis ekonomi, dan krisis ekonomi ini akan berubah menjadi krisis sosial,” kata Ade Yasin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved