Breaking News:

PSBB di Bogor

Pelanggar PSBB di Bogor yang Terjaring Razia Diberi Surat Teguran, Ini Penjelasan Polisi

Pelanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bogor yang terjaring razia polisi akan diberi surat teguran.

Istimewa
Pelanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bogor yang terjaring razia polisi diberi surat teguran. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pelanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bogor yang terjaring razia polisi akan diberi surat teguran.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fadli Amri menjelaskan bahwa surat teguran ini berbeda dengan surat tilang.

"Ini berbeda dengan tilang ya," kata AKP Fadli Amri dalam keterangannya, Rabu (15/4/2020).

Dia menjelaskan bahwa pelanggar yang terjaring razia dan diberi surat teguran ini tidak akan dikenakan denda.

"Tidak ada denda maupun sanksi yang mengikat. Kami berikan teguran tertulis secara simpatik dan persuasif," kata Fadli Amri.

Dia berharap dengan tindakan pemberian surat teguran ini masyarakat memahami bahwa di Kabupaten Bogor telah menerapkan PSBB selama 14 hari, dari tanggal 15 April sampai 29 April 2020.

"Yang paling penting adalah jangan diulangi lagi karena ini untuk kepentingan masyarakat juga," ungkap Fadli Amri.

Hindari Jadi ODP Kalau Pulang Kampung, Ribuan Mahasiswa di Jabar Pilih Bertahan di Rumah Kos

Soal Usulan Pemberhentian Sementara Operasional KRL, PT KCI Tanggapi Begini

Diberitakan sebelumnya, para pelanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalanan Kabupaten Bogor kini diberi tindakan tegas oleh aparat.

Jika seorang pengendara kedapatan melanggar atau terjaring razia saat melintasi check point PSBB, mereka harus siap diberi surat teguran polisi.

Halaman
12
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved