Ojol di Kota Ini Tak Boleh Angkut Penumpang Selama PSBB

Bekasi juga menerapkan kebijakan yang sama dalam Perwal Bekasi Nomor 22 Tahun 2020.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
ILUSTRASI - Puluhan ojek online (ojol) mendapat bantuan sembako di Kantor Baznas Kabupaten Bogor, Jumat (3/4/2020). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) juga mengatur mengenai angkutan atau kendaraan. Tak terkecuali roda dua berbasis aplikasi atau yang biasa disebut ojek online ( ojol).

Mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19, dijelaskan bila sepeda motor berbasis aplikasi dibatasi penggunaannya hanya untuk keperluan mengangkut barang.

Permenkes ini selanjutnya dijadikan acuan para Pemerintah Daerah ( Pemda) di Depok, Bogor (kota dan kabupaten), dan Bekasi (kota dan kabupaten), dalam membuat kebijakan terkait PSBB di masing-masing wilayah tersebut.

Wilayah Depok, sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwal) Depok Nomor 22 Tahun 2020, ojol hanya diizinkan membawa barang, bukan penumpang.

Aturan yang sama berlaku juga di Bogor, tertulis dalam Perwal Bogor Nomor 30 Tahun 2020.

Dihargai Rp 10 Ribu, Ason Keliling Jual HP Rusak Demi Beli Beras untuk Anak, Hotman Paris : Tolong !

Sopir Ambulans Menangis, Cerita Sehari Antar Puluhan Jenazah Covid-19, Najwa Shihab Tahan Air Mata

Bekasi juga menerapkan kebijakan yang sama dalam Perwal Bekasi Nomor 22 Tahun 2020.

Sebelumnya, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) sudah meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menyelaraskan kebijakan terkait transportasi, termasuk ojol.

Kepala BPTJ Polana B. Pramesti, mengatakan, perlu ada sinergi kebijakan pengendalian transportasi yang telah dan akan dibuat, atau diterapkan oleh masing-masing daerah dalam rangka pencegahan penularan Covid-19.

"Mengingat Jabodetabek merupakan wilayah teraglomerasi yang memiliki keterhubungan mobilitas antar wilayah satu sama lain, maka perlu keselarasan kebijakan pembatasan transportasi agar tidak terjadi permasalahan dan hambatan di lapangan," ujar Polana, dalam keterangan resminya, Selasa (14/4/2020).

Polana menambahkan, seluruh peserta rapat sepakat selama masa berlakunya PSBB, ojek tidak untuk mengangkut penumpang di seluruh wilayah Jabodetabek.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Selama PSBB, Ojol di Kota Ini Tak Boleh Angkut Penumpang", .
Penulis : Donny Dwisatryo Priyantoro
Editor : Aditya Maulana

Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved