Breaking News:

Teror Virus Corona

5 Kepala Daerah Usul KRL Disetop saat PSBB, Kemenhub Jelaskan Maksud Pengendalian Transportasi

Kemenhub tengah membahas dengan sejumlah pihak terkait permintaan penghentian operasional KRL selama

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
KRL Commuter Line Formasi 12 Kereta yang terparkir di Stasiun Bogor, Jumat (15/1/2016). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kementerian Perhubungan  (Kemenhub ) tengah membahas dengan sejumlah pihak terkait permintaan penghentian operasional KRL selama penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ).

Hal itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati dalam video yang diunggah YouTube KompasTV, Jumat (17/4/2020).

"Perlu kami sampaikan bahwa saat ini Kementerian Perhubungan tengah melakukan pembahasan dengan stakeholder terkait."

"Termasuk di antaranya operator KRL dan pemerintah daerah di Jabodetabek," ujar Adita Irawati.

Adita menjelaskan, pengendalian penyebaran virus corona ( Covid-19 ) pada daerah PSBB dengan cara pembatasan, bukannya penghentian transportasi umum.

"Pengendaliannya adalah dengan melakukan pembatasan dan bukannya melakukan penghentian atau penutupan secara total," jelas Adita.

Ia menyebut, aturan tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 tahun 2020.

"Pada daerah PSBB yang dilakukan adalah  pengendalian transportasi untuk mencegah penyebaran Covid-19," tuturnya.

Adapun lima kepala daerah di Jawa Barat mengusulkan pemberhentian perjalanan KRL untuk meminimalisir penyebaran virus corona.

5 Kepala Daerah Minta KRL Dihentikan

Halaman
123
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved