Virus Corona di Bogor

Pasien Covid-19 di Kota Bogor Belum Ada yang Sembuh, Dinkes Kaji Virulensi Virus

Sudah lebih dari 23 hari sejak masuk dalam perawatan, enam pasien pertama penderita Covid-19 di Kota Bogor masih belum sembuh.

Gerd Altmann/Pixabay
Ilustrasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di seluruh Dunia. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Pasien Positif Covid-19 di Kota Bogor sampai hari ini belum ada yang dinyatakan sembuh.

Sudah lebih dari 23 hari sejak masuk dalam perawatan, enam pasien pertama penderita Covid-19 di Kota Bogor masih belum sembuh.

Dari data peliputan TribunnewsBogor.com, orang pertama yang dinyatakan positif Covid-19 pada tanggal 20 Maret 2020 adalah Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Setelah itu dua hari berselang pada tanggal 22 Maret 2020 Jubir Covid-19 untuk Kota Bogor merilis 6 orang yang positif Covid-19.

Sampai saat ini tidak diketahui kondisi pasien ke dua ketiga dan pasien lainnya yang menderita Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Dr Sri Nowo Retno mengatakan bahwa angka konversi Covid-19 di Kota Bogor visa dibilang rendah.

Ada beberapa faktor penyebabnya, diantaranya adalah jumlah keveradaan virus dalam pasien.

"Apakah viruelnsinya tinggi (tingkat keberadaan virus) ,atau pelayanannya  kesehatannya, ini sedang dikaji," katanya saat ditemui Jumat (17/4/2020).

Semenetara itu dari data terbaru Covid-19 Kota Bogor pada Kamis (16/4/2020) tidak ada penambahan jumlah pasien positif Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved