Breaking News:

Teror Virus Corona

PSBB di Jakarta, Penumpang LRT Menurun 93,5 Persen

Sebelum berlakunya PSBB, tepatnya pada Januari 2020, penumpang LRT Jakarta sebanyak kira-kira 3.800 orang per hari.

Alex Suban/Alex Suban
Rangkaian kereta Light Rail Transit atau LRT Jakarta disiapkan di jalur LRT di Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (11/7/2018). LRT fase 1 rute Kelapa Gading-Velodrome Rawamangun sepanjang 5,8 kilometer ditargetkan selesai menjelang pelaksanaan Asian Games pada Agustus 2018. (Warta Kota/Alex Suban) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Polana B Pramesti, mengatakan jumlah penumpang LRT Jakarta menurun 93,5 persen selama PSBB.

Polana menegaskan, jumlah penumpang LRT Jakarta hanya 264 orang per hari.

Data tersebut dihimpun sejak 1-15 April 2020, masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Pada awal sampai 15 April 2020, jumlah penumpang LRT Jakarta tinggal sekira 264 orang per hari atau turun 93,5 persen dibanding kondisi normal Januari 2020," jelas Polana, dalam keterangan tertulisnya kepada Wartawan, Selasa (21/4/2020).

Sebelum berlakunya PSBB, tepatnya pada Januari 2020, penumpang LRT Jakarta sebanyak kira-kira 3.800 orang per hari.

"Untuk LRT Jakarta yang pada masa normal Januari 2020, melayani penumpang sekitar 3.800 orang per harinya," tutur Polana.

"Namun mengalami penurunan sebesar 47,36 persen pada Maret 2020, menjadi hanya mengangkut sekitar 2 ribu orang per hari," sambungnya.

Data Penumpang MRT Jakarta Juga Menurun

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Polana B Pramesti, membeberkan data penumpang MRT Jakarta selama PSBB di Jakarta.

Polana menyatakan, terhitung sejak 1 April hingga 15 April 2020, penumpang MRT Jakarta menurun 94,11 persen selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Halaman
12
Tags
PSBB
LRT
MRT
Editor: Damanhuri
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved