Breaking News:

Ramadhan 1441 H

Mandi di Siang Hari Saat Puasa, Batal Atau Makruh? Ini Penjelasan Ustaz Muhammad Ifna

Menyikapi pertanyaan dari kebanyakan orang terkait Mandi pada siang hari saat bulan puasa, Ustaz Muhammad Ifna memberikan penjelasannya.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Vivi Febrianti
TRIBUNNEWSBOGOR.COM/Yudistira Wanne
Pemilik Mejelis Taklim Syababul Rakhman, Ustaz Muhammad Ifna. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Mandi di siang hari pada saat bulan suci Ramadhan memiliki beberapa arti apakah seseorang dikatakan makruh atau justru membatalkan seseorang yang berpuasa.

Menyikapi pertanyaan dari kebanyakan orang terkait Mandi pada siang hari saat bulan puasa, Ustaz Muhammad Ifna memberikan penjelasannya.

Menurutnya, mandi pada siang hari saat bulan puasa apabila setelah melakukan aktifitas berat yang mengharuskan seseorang harus membersihkan tubuhnya, maka mandi di siang hari tersebut di dalam kategori makruh.

Kendati demikian, pemilik Majelis Taklim Syababul Rahman yang berlokasi di Desa Bojonggede, Kabupaten Bogor itu mengatakan apabila mandi pada siang hari untuk sengaja menyegarkan badan tanpa melakukan aktifitas, maka hal tersebut masuk dalam kategori makruh.

"Kaitan mandi di saiang hari pada bulan puasa itu ada beberapa ulama mengatakan ya di makruhkan. Kenapa? Karena pada siang hari itu tubuh kita apa yang menjadi keadaan sebenarnya itu yang kita rasakan seperti itu," paparnya.

"Biasanya kalau kita habis mandi segar dan semangat. Nah itu yang menyebabkan makruhnya Mandi di siang hari saat puasa," sambungnya.

Ifna pun menjelaskan bahwa sesorang dianjurkan mandi pada pagi hari agar terhindar dari makruh pada bulan puasa.

"Kalau pagi hari, sebelum matahari terbit kita sudah mulai mandi dan itu tidak makruh. Karena memang mandi di pagi hari itu untuk membersihkan diri sebelum bedaktifitas," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved