PS Tira Persikabo

Pemain Laskar Padjajaran Ini Ikutan Lelang Jersey Bersama Tim PSIM Yogyakarta

Dalam rangka membantu tenaga medis guna memerangi virus corona itu, tim PSIM Yogyakarta mengadakan lelang jersey pemain Laskar Mataram.

istimewa
Aditya Putra Dewa melelang jersey PSIM Yogyakarta tahun 2019 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Bencana Covid-19 berdampak kepada seluruh aspek kehidupan yang dilakukan oleh manusia, termasuk dalam bidang olahraga, khususnya sepakbola.

Dalam rangka membantu tenaga medis guna memerangi virus corona itu, tim PSIM Yogyakarta mengadakan lelang jersey pemain Laskar Mataram.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan rasa saling menguatkan, Aditya Putra Dewa yang merupakan mantan pemain PSIM Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan positif tersebut.

Pemain belakang yang saat ini memperkuat PS Tira Persikabo itu mengatakan bahwa dirinya sengaja melelang jerseyanya guna membantu tenaga medis yang saat ini terus berjuang mengalahkan virus corona.

"Semoga dengan itu saya bisa ikut berkontribusi membantu untuk mencegah penularan Covid-19 dan saudara-saudara yang terkena dampak dari virus corona ini. Apalagi di bulan suci Ramadhan ini, semoga doa dan ikhtiar kita bisa di ijabah oleh Allah SWT," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (29/4/2020).

Lebih lanjut, Aditya mengatakan bahwa jersey yang dilelangnya memiliki nilai historis yang menjadi saksi dalam perjalanan karirnya sebagai pesepakbola professional.

"Yang saya lelang itu jersey PSIM Yogyakarta tahun 2019 dan jersey yang saya pakai itu menemani saya ketika berhasil menciptakan gol perdana saya bersama PSIM Yogyakarta," jelasnya.

Terkait nomor punggung yang dikenakan, Aditya menjelaskan bahwa nomor punggung tersebut seakan menjadi sahabat dalam perjalanan karirnya.

"Nomor 28 sebenarnya melekat di saya sejak awal saya berkarier di Sepakbola professional hingga sekarang. Sebenarnya saya sangat suka nomor 11 yang sering saya pakai di waktu junior tapi karena pas masuk ke PSM Makassar pertama kali nomor 11 sudah digunakan sama Senior saya Yus Arfandi," ungkapnya.

"Karena sudah digunakan, dari situ saya pakai nomor 28 dan berhasil menjadi top score ISL U-21 saat itu dan sampai sekarang," tambahnya.

Pemain kelahiran Makassar 11 Juni 1990 itu berharap agar partisipasinya dalam kegiatan positif yang dilakukan klub kebanggaan Brajamusti dan The Maident dapat membatu memerangi Covid-19.

"Semoga bisa bermanfaat dan berkah buat kita semua di bulan Ramadhan ini dan Semua bisa kembali normal seperti sedia kala. Semoga kita bisa beraktifitas kembali dan liga bisa kembali bergulir. Amin," paparnya.

Diketahui, hasil dari lelang jersey yang dilakukan akan disalurkan melalui #PSIMEmphaty untuk membantu tenaga medis yang tak kenal lelah berjuang membasmi virus corona.

Selain itu, bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasinya bisa mengirimkan melalui Bank Mandiri, dengan nomor rekening 13700-8881929-3, atas nama PT. PSIM JAYA JOGJAKARTA.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved