Breaking News:

Cegah Kerumunan di Tengah Pandemi Covid-19, Rapor Bakal Diantarkan ke Rumah Murid

Kanderi mengatakan, para guru akan memperhatikan nilai ujian harian dan ujian tengah semester untuk menjadi acuan kenaikan kelas.

TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
ILUSTRASI - Puluhan murid SDN Cipaku 4, Kota Bogor mendapat buku tabungan gratis dari BNI cabang Kota Bogor, Kamis (3/8/2017). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Penerimaan atau Pembagian Rapor murid sekolah di Kota Pariaman, Sumatera Barat, akan diantarkan secara langsung oleh guru ke rumah masing-masing murid.

Pembagian rapor akan dilakukan pada Juni 2020 mendatang.

"Diantarkan langsung untuk mencegah siswa berkumpul di sekolah. Jika dibagikan di sekolah tentunya akan terjadi kerumunan. Kita tahu saat ini kondisi virus corona sedang mewabah," ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman Kanderi saat dihubungi, Kamis (30/4/2020).

Menurut Kanderi, jarak rumah siswa tidak terlalu jauh, sehingga memungkinkan untuk para guru mengantarkan rapor tersebut ke rumah masing-masing murid.

"Jika ada rumah siswa yang jauh dan tidak mungkin diantarkan oleh guru, bisa saja orangtua siswa untuk menelepon guru tersebut dan dijemput ke rumah wali kelas atau di sekolah. Yang penting tidak terjadi kerumunan," kata dia.

Punya Sifat Mirip, Kelemahan Raffi Ahmad dan Sultan Djorghi Diungkap Anissa, Nagita Spontan Bereaksi

Semarang Disebut Berpotensi Jadi Episentrum Baru Covid-19, Ini Kata Ganjar Pranowo

Kanderi mengatakan, para guru akan memperhatikan nilai ujian harian dan ujian tengah semester untuk menjadi acuan kenaikan kelas.

Sedangkan, untuk kelulusan berdasarkan nilai rapor lima semester terakhir.

"Kalau untuk kelulusan sudah dijelaskan oleh Pak Menteri Pendidikan yaitu dengan melihat nilai rapor lima semester terakhir," kata Kanderi.

Hingga saat ini, proses belajar dan mengajar di sekolah masih ditiadakan.

Hal tersebut diganti dengan sistem belajar online di mana siswa dan guru tetap berada di rumah masing-masing.

"Kami kombinasikan, kadang daring, kadang penugasan atau guru mengunjungi siswa ke rumahnya. Kalau belajarnya daring terus, tentu orangtua siswa akan kerepotan juga untuk membeli paket internet," kata Kanderi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cegah Kerumunan, Rapor Akan Diantarkan ke Rumah Murid", .
Penulis : Kontributor Padang, Rahmadhani
Editor : Abba Gabrillin

Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved