Breaking News:

Ngaku Tak Bawa Penumpang saat Terjaring Razia Polisi, Sopir Bus Ini Ternyata Angkut 6 Pemudik

Yusri mengatakan, sopir sempat mengaku tidak bawa penumpang saat ditanya pihak kepolisian di pos pemantauan Kedung Waringin.

TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
ILUSTRASI - Bus antar kota antar provinsi di Kota Bogor dipastikan laik jalan untuk mengangkut penumpang saat Natal dan Tahun Baru 2018. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan sopir bus berinisial P diketahui bekerjasama dengan penumpangnya untuk mencoba mengelabui polisi soal pelarangan mudik lebaran.

Yusri mengatakan, sopir sempat mengaku tidak bawa penumpang saat ditanya pihak kepolisian di pos pemantauan Kedung Waringin.

Ternyata ketika diperiksa, bus itu kedapatan membawa penumpang yang tengah bersembunyi.

"Kronologisnya pada saat diberhentikan, sopir atas nama Parjo itu mengaku tidak membawa penumpang," kata Yusri kepada awak media, Kamis (30/4/2020).

Saat diperiksa lebih lanjut, Yusri mengatakan mayoritas penumpang berasal dari luar daerah Jakarta.

Pemudik yang menumpang bus itu sesuai KTP-nya berdomisili di Klaten, Jepara, Rembang, Ugaran hingga Sragen.

"Saat dilakukan pengecekan pada bagasi bus juga ditemukan barang-barang koper dari penumpang," jelasnya.

Hal tersebut pun bisa dibilang sesuai lantaran bus memiliki destinasi Semarang, Jawa Tengah. Yusri mengatakan, hal tersebut diketahuinya saat diperiksa unit bus tersebut.

"Anggota Lantas PMJ mengamankan satu unit Bus Syifa Putra dengan nomor polisi H 7018 OE tujuan Semarang, Jawa Tengah," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pelarangan mudik yang ditetapkan pemerintah membuat warga Jakarta, Depok, Bekasi dan Tangerang putar akal agar tetap bisa sampai ke kampung halaman.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved