Breaking News:

Sejarah 1 Mei Diperingati Sebagai May Day atau Hari Buruh Internasional

Awal May Day diperkirakan terjadi pada pertengahan abad ke-19 ketika para pekerja industri seharusnya bekerja selama 12-15 jam sehari.

Tribunnews/Jeprima
Ribuan buruh dari sejumlah elemen melakukan aksi unjuk rasa dalam memperingati Hari Buruh Internasional di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019). Dalam aksi tersebut para buruh menyampaikan sejumlah tuntutan di antaranya revisi Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan karena dinilai tidak berpihak pada kesejahteraan buruh. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - May Day adalah hari libur nasional yang diperingati setiap tanggal 1 Mei setiap tahun.

Hari itu menandai pergantian musim di beberapa bagian dunia dan juga hari untuk merayakan hak-hak pekerja.

Oleh karena itu, hari ini juga dikenal sebagai Hari Buruh Internasional.

Berikut sejarah dan pentingnya May Day bagi buruh yang dikutip Tribunnews.com dari Boldsky:

Buruh Akan Gelar Aksi May Day di Tengah Wabah Covid-19, Gur Nadir: Hidup Jangan Dibikin Tambah Susah

Buruh di Tangerang Tetap Melakukan Aksi May Day Besok

Sejarah May May

Awal May Day diperkirakan terjadi pada pertengahan abad ke-19 ketika para pekerja industri seharusnya bekerja selama 12-15 jam sehari.

Mereka tidak memiliki lingkungan kerja yang lebih baik.

Karena hal ini, pada tahun 1886, ribuan pekerja industri memimpin pemogokan nasional di Amerika Serikat dan menuntut kondisi kerja yang lebih baik yang terdiri dari 8 jam kerja dalam sehari.

Itu tidak hanya di Amerika Serikat tetapi juga di Jerman, Inggris dan Prancis.

Dikatakan bahwa manifesto komunis yang ditulis oleh Karl Marx (seorang filsuf, jurnalis, reformis, dan ekonom Jerman) telah membuat dampak besar pada pekerja industri dan organisasi yang didedikasikan untuk hal yang sama.

May Day atau hari buruh-Sejarah Hari Buruh Sedunia dan di Indonesia, Diperingati Setiap Tanggal 1 Mei, Berikut Peristiwanya.
May Day atau hari buruh-Sejarah Hari Buruh Sedunia dan di Indonesia, Diperingati Setiap Tanggal 1 Mei, Berikut Peristiwanya. (Warta Kota)

Manifesto ini ditulis pada tahun 1848 ketika para pekerja industri menghadapi eksploitasi ekstrem.

Namun, tuntutan pekerja tidak terpenuhi hanya dalam sehari.

Halaman
1234
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved