Breaking News:

Viral di Medsos

Bule Rusia yang Ngamen Bawa Bayi di Lombok Telah Dideportasi

Dalam obrolan itu, Mikhail bercerita memutuskan menjual motor yang digunakan berkeliling Indonesia.

kolase Kompas.com dan Facebook
Fakta Viral Bule Rusia Bawa Bayi Ngamen di Pasar, Bersyukur Dibantu Warga 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Keluarga asal Rusia, Mikhail Bondarek (29), Ekaterina (28), dan balita berinisial S (2), dideportasi ke kampung halamannya pada Minggu (3/5/2020) pagi.

Mereka pulang ke Rusia melewati Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

"Mereka Minggu pagi sekitar pukul 06.30 WITA, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, dan menyeberang menuju Bali," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPA Mataram, Syahrifullah ketika dikonfirmasi, Minggu.

Syahrifullah mengatakan, keluarga asal Rusia itu pulang ke kampung halaman dengan penerbangan pukul 21.00 WITA.

Keluarga itu batal menuju Kantor Konsulat Rusia di Bali.

Sebab, penerbangan mereka langsung diurus Kedutaan Besar Rusia di Jakarta.

Pasangan WNA Rusia Mikhail Bondarek (29) dan Ekaterina (29) menunjukkan repro lukisan Ekaterina di Rusia yang mengunakan Kanvas dan acrilic. Termaauk puluhan lukisannya kecilnya di kertas. Ekaterina adalah perupa dati Rusia.
Pasangan WNA Rusia Mikhail Bondarek (29) dan Ekaterina (29) menunjukkan repro lukisan Ekaterina di Rusia yang mengunakan Kanvas dan acrilic. Termaauk puluhan lukisannya kecilnya di kertas. Ekaterina adalah perupa dati Rusia. (Kompas.com/ FITRI R)

Mikhail membenarkan dalam perjalanan pulang ke Rusia.

Viral Aksi Bule Rusia Ngamen Cari Uang untuk Makan, Senang Dibantu Warga : Mereka Muslim yang Hebat

FAKTA Viral Bule Rusia Bawa Bayi Ngamen di Pasar, Bersyukur Dibantu Warga : Mereka Muslim yang Hebat

Ketika dihubungi Kompas.com, Mikhail telah berada di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, sekitar pukul 17.24 WITA.

Dalam obrolan itu, Mikhail bercerita memutuskan menjual motor yang digunakan berkeliling Indonesia.

Ia pun menitipkan motor itu kepada salah satu rekannya di Lombok.

"Saya menjualnya seharga Rp 2 juta, kalau laku di Lombok kawan saya yang menjualnya akan mengirimkan uangnya kepada kami, semoga dia beruntung," kata Mikhail.

Sebelumnya diberitakan, keluarga asal Rusia dibawa ke Imigrasi Mataram karena mengamen di pasar tradisional untuk memenuhi kebutuhan hidup di tengah pandemi Covid-19.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Keluarga asal Rusia yang Ngamen di Lombok Telah Dideportasi", .
Penulis : Kontributor Kompas TV Mataram, Fitri Rachmawati
Editor : Dheri Agriesta

Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved