PSBB di Bogor

Check Point di Kota Bogor Tak Maksimal, Bima Arya Minta Akses Warga Dibatasi

Bima mengatakan bahwa dalam PSBB ataupun check point harus didukung dengan adanya pembatasan akses warga.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Bima Arya saat ditemui di Balaikota Bogor usai menerima donasi masker dari Tribunnews, Selasa (5/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Penerapan chek point pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogor dinilai belum maksimal.

Kondisi itu juga diakui Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Bima Arya mengatakan bahwa dalam PSBB ataupun check point harus didukung dengan adanya pembatasan akses warga.

Artinya lokasi yang menjadi tujuan masyarakat berkerumun harus dibatasi.

Hindari Kerumunan, Polsek Bogor Timur Antarkan Bantuan Langsung ke Rumah Warga

"Menurut saya tidak ada itu, kuncinya adalah tujuan jadi kalau tujuannya sudah terbatas orang pun akan lebih sepi lagi mobil kendaraan lebih sepi," kata Bima Arya saat ditemui di Balaikota Bogor, Selasa (5/5/2020).

Bima Arya juga meminta agar dalam chek poin ada pembatasan terhadap tujuan warga yang lalu lalang di luar rumah.

"Makanya saya minta fokus pada tujuannya buat apa chek poin hanya mindah mindahin orang saja memeberikan teguran, jadi menurut saya fokus kepada tujuan ketika tujuannya semakin sempit ya otomatis, iya artinya tempat tujuannya dipersempit," katanya.(*)

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved