Virus Corona di Bogor

Zona Hijau Corona di Kabupaten Bogor Sisa 2 Kecamatan, Ini Kata Ade Yasin

Dua kecamatan yang bebas dari kasus positif corona maupun Pasien Dapam Pengawasan (PDP) corona ini adalah Kecamatan Tenjo dan Tanjungsari.

Ist
Peta penyebaran virus corona atau Covid-19 Kabupaten Bogor per tanggal 5 Mei 2020 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Zona hijau virus corona (Covid-19) di Kabupaten Bogor sampai per tanggal 5 Mei 2020 tersisa 2 kecamatan dari total 40 kecamatan.

Dua kecamatan yang bebas dari kasus positif corona maupun Pasien Dapam Pengawasan (PDP) corona ini adalah Kecamatan Tenjo dan Tanjungsari.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa memang di 2 kecamatan tersebut masih aman karena terlalu ramai dilintasi pengendara antar daerah.

"Karena di sana itu bukan perlintasan seperti Cibinong yang merupakan perlintasan Jakarta," kata Ade Yasin.

Kedua kecamatan ini, kata dia, berdekatan dengan daerah lain seperti Cianjur dan Banten.

Meski begitu, akses jalan yang ada bukanlah jalan yang ramai dilintasi pengendara.

"Kalau di sana paling bisa ke Cianjur, tapi itu juga bukan jalan ekonomi," kata Ade Yasin.

Ade mengatakan bahwa bahwa Kabupaten Bogor ini dikelilingi sebanyak 10 daerah dari 3 provinsi.

Menurut data monitoring Covid-19 Kabupaten Bogor per 5 Mei 2020, wilayah paling rentan adalah wilayah yang berdekatan dengan wilayah episentrum corona Jakarta dan banyak dilintasi warga dari dan ke Jakarta.

Seperti Gunungputri, Cileungsi, Cibinong dan Bojonggede yang merupakan kecamatan dengan kasus positif corona terbanyak di Kabupaten Bogor.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved