Breaking News:

Virus Corona di Bogor

Curhat Penjual Es Jagung Rela Tak Pulang Kampung Demi Cegah Penyebaran Covid-19: Harus Mengalah

Penjual Es Jagung Hawai Medan, Rahman harus memendam hasratnya untuk pulang ke kampung halaman

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Penjual Es Jagung Hawai Medan, Rahman harus memendam hasratnya untuk pulang ke kampung halaman bertemu sanak keluarganya yang berada di Pekanbaru. 

Rahman biasa berjualan di Jalan Raya Tegar Beriman, Kabupaten Bogor mulai pukul 15.00 WIB.

"Kalau bulan puasa mulai jualan jam 3 sore. Sampai magrib juga ada di sini," paparnya.

Untuk urusan pemasukan, Rahman mengaku bahwa saat bulan puasa kali ini jumlah pembeli menurun jika dibandingkan sebelumnya.

"Pembeli beda jauh dari yang sebelumnya. Mungkin karena efek Covid-19 jadi orang takut keluar rumah," ungkapnya.

Rahman menjual satu gelas Es Jagung Hawai dengan harga yang cenderung bersahabat dengan kantong masyarakat pada umumnya.

"Ini yang saya jual harganya hanya Rp 7 ribu. Saat bulan puasa pembeli hanya menyentuh angka belasan. Kalau biasanya 30an pembeli bahkan bisa lebih," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved