Kemenhub Izinkan Moda Transportasi Umum Beroperasi, Agen Bus di Cibinong Tetap Tutup

Hampir keseluruhan agen perjalanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) diarea Cibinong, Kabupaten Bogor, tetap tutup.

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Hampir seluruh agen perjalanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) diarea Cibinong, Kabupaten Bogor, tetap tutup. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Hampir seluruh agen perjalanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di area Cibinong, Kabupaten Bogor, tetap tutup.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menerbitkan aturan turunan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020.

Dengan demikian, Kemenhub memutuskan untuk kembali memperbolehkan seluruh moda transportasi angkutan penumpang beroperasi penuh.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Kamis (7/5/2020), pagar besi menutup area PO Bus di Cibinong tersebut.

Di dalam surat imbauan yang ditempel pada bagian pintu menggunakan selembar kertas, penumpang diimbau untuk segera menghuungi pihak agen bus terkait pemulangan uang yang sudah masuk sekaligus pembatalan perjalanan.

L300 Kembali Angkut Penumpang Hari Ini , Dishub Kota Bogor : Itu yang Membandel

Menhub Budi Karya Sumadi Izinkan Transportasi, Terminal Baranangsiang Bogor Masih Sepi

Warga sekitar, Erik menjelaskan bahwa semenjak peraturan pelarangan mudik dan pemberlakuan PSBB di berbagai daerah, agen bus di Cibinong sudah tidak lagi membuka perjalanan.

"Sudah agak lama juga ya kalau tutupnya. Kalau dihitung jumlah harinya saya kurang tahu persis. Tapi mereka tutup saat pelarangan mudik saja," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com.

Lebih lanjut, Erik mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan kembali dibukanya agen bus tersebut.

"Wah kalau buka lagi kapan, saya kurang tahu juga. Tidak ada pesan dari yang kerja di sana soalnya," paparnya.

Erik pun berharap agar situasi dan kondisi di Indonesia segera membaik agar aktifitas dapat kembali berjalan normal.

"Semoga sudah terbebas dari virus corona. Kasihan semuanya terutama rakyat kecil seperti kami. Pemasukan menurun drastis," tandasnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved