Teror Virus Corona

Kajian Buka Mal Dibuka Juni Tak Libatkan Gugus Tugas Covid-19, Gus Nadir: Ngurus Negara Kok Amatiran

Gus Nadir pun geram karena pemerintah seolah tak melakukan koordinasi yang baik dalam penanganan Covid-19 ini.

Kolase Twitter dan Kompas.com
Gus Nadir sayangkan pernyataan Jokowi soal isu pulangkan WNI eks ISIS. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Rais PCNU Australia Nadirsyah Hosen atau akrab disapa Gus Nadir mengkritik pemerintah yang terkesan tak kompak dalam menangani Covid-19.

Menurut Gus Nadir, koordinasi yang diperlihatkan tampak kacau balau.

Hal itu dikarenakan perbedaan pemahaman antara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian.

Keduanya tampak tidak satu suara bahkan tidak dilibatkan untuk membuat keputusan penting.

Dilansir dari Kompas.com, Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tidak dilibatkan dalam pembuatan kajian awal pembukaan fasilitas publik untuk pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19 oleh Kemenko Perekonomian.

Oleh karena itu, Achmad Yurianto enggan berkomentar banyak mengenai kajian tersebut.

"Orang Kemenko juga enggak bikin rencananya sama kita kok (Gugus Tugas)," kata Achmad Yurianto kepada Kompas.com, Sabtu (9/5/2020).

Ia mengatakan, kajian itu belum dikomunikasikan antar-kementerian dan lembaga.

Achmad Yurianto pun menilai kajian itu hanya sebatas pendapat satu kementerian dan belum menjadi rencana.

"Itu masih pendapat kan itu. Itu masih pendapat, bukan rencana," ucapnya.

Lepas Rindu, Jokowi Video Call dengan Jan Ethes dan Sedah Mirah, Gibran: Bagus Juga Pencitraannya

Jokowi Akui Masih Kalah dari Negara Lain Soal Penanganan Covid-19, Gus Nadir: Menerima Kelemahan

Halaman
1234
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved