Tiba-tiba Diteriaki Maling saat Sedang Jalan Kaki, 2 Pemuda di Bogor Ini Nyaris Babak Belur
Tidak hanya itu, informasi keberadaan mereka yang dituduh begal ini juga menyebar dengan cepat di media sosial.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: khairunnisa
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIJERUK - Sedang berjalan kaki, 2 pemuda ini tiba-tiba saja diteriaki maling.
Baru-baru ini, nasib sial menimpa dua orang pria di Cijeruk, Kabupaten Bogor.
Mereka dituduh begal saat melintasi jalan di wilayah Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk pada Minggu (10/5/2020) sekitar pukul 24.00 WIB dinihari.
Keduanya nyaris dihakimi massa yang berdatangan ke lokasi.
Tidak hanya itu, informasi keberadaan mereka yang dituduh begal ini juga menyebar dengan cepat di media sosial.
Kapolsek Cijeruk Kompol Nurahim menjelaskan bahwa sebanrnya telah terjadi kesalah pahaman karena kedua pria itu bukanlah begal atau maling.
"Gak ada, bukan (begal), salah paham warga," kata Kompol Nurahim saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com via sambungan telepon, Minggu (10/5/2020).
Dia menjelaskan bahwa ketika kedua pria ini sedang berjalan kaki, tiba-tiba seorang pengendara mengalami kecelakaan motor tak jauh dari kedua pria tersebut.
• Peringatan Dini BMKG Senin 11 Mei 2020, Waspada Hujan Disertai Angin Kencang di Sejumlah Wilayah
• Update Covid-19 Kabupaten Bogor 10 Mei 2020, Bayi Pasien Positif Dinyatakan Sembuh
• Jawaban Mengapa Wayan Harus Belajar Bertanggung Jawab? Materi SD Kelas 1-3 di TVRI 11 Mei 2020
Tak terduga, pengendara yang mengalami kecelakaan itu malah meneriaki maling ke kedua pria tersebut.
"Malam-malam mereka lagi jalan kaki aja. Ada yang ketakutan, dia jatoh, teriak itu maling," kata Nurahim.
Kedua pria ini nyaris babak belur dihakimi massa namun beruntung dengan capat aparat polisi dan TNI langsung melakukan pengamanan setelah menerima informasi adanya kejadian tersebut.
Terlebih setelah informasi itu menyebar cepat, warga makin ramai berdatangan ke lokasi kejadian.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih dalam, aparat rupanya tidak menemukan bukti bahwa kedua pria ini pelaku begal atau maling.
"Bukan, bukan maling. Orang situ juga, setelah diklarifikasi, dibuktikan, korban juga gak ada. Orang keluyuran malam-malam ya dicurigain warga, warga kan sekarang sensitif kalau malam, ada orang siapa aja, sensitif," ungkap Nurahim.