Breaking News:

Longsor di Leuwisadeng

Cerita Detik-Detik Longsor di Leuwisadeng Bogor yang Timbun Belasan Rumah: Tanah Sampai Bergetar

Salah satu warga yang selamat, Saleh (38) menceritakan bahwa longsor itu bermula terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Bencana longsor terjadi di Kampung Suluduk, Desa Wangunjaya, Kecamatan Leuwisadeng, Rabu (13/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, LEUWISADENG - Longsor melanda Kampung Suluduk (Sruduk), Desa Wangunjaya, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Rabu (13/5/2020).

Salah satu warga yang selamat, Saleh (38) menceritakan bahwa longsor itu bermula terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.

Sebagian warga yang sudah bangun untuk persiapan sahur mendengar suara gemuruh yang ternyata longsor disertai banjir dari atas bukit yang disebut Gunung Leutik.

"Terdengar 3 kali, paling gede yang terakhir yang sekitar pas jam 04.00 WIB," kata Saleh kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (13/5/2020).

Setelah longsor pertama pada pukul 01.00 WIB, kata Saleh, semua warga panik dan banyak warga yang langsung mengungsi.

Lalu pada sekitar pukul 04.00 WIB jelang waktu imsak, longsor yang ketiga terjadi begitu besar merusak dan menimbun sedikitnya 14 rumah warga.

"Tanah sampai bergetar, gemuruhnya juga beda, lebih kencang. Rumah udah pada ditinggalin, pintu masih kebuka, gak ada kepikirian ngunci pintu pas kita lari," kata Saleh.

Longsoran tanah lumpur itu juga merusak dan memutus salah satu akses jalan yang digunakan warga untuk lari mengungsi.

Tidak hanya itu, longsoran itu juga menghanyutkan barang-barang termasuk satu unit mobil milik warga sejauh bebeberapa ratus meter.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved