PSBB di Bogor

PSBB Tahap 3 Kota Bogor Lebih Ketat, Pelanggar Siap-siap Kena Denda dan Jadi Tukang Bersih-bersih

Pemerintah Kota Bogor resmi memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga tahap ke tiga.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor Bima Arya menerapkan sanksi untuk PSBB tahap tiga. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor resmi memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga tahap ke tiga.

Aturan PSBB tersebut resmi diterapkan setelah Wali Kota Bogor Bima Arya menandatangani Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 37 Tahun 2020 tentang petunjuk teknis pelaksanaan penerapan sanksi pelanggaran PSBB.

Bima mengatakan bahwa perkembangan Covid-19 dua minggu ini menunjukan kurva melandai.

Artinya perkembangan kasus positif minim, dan orang yang sembuh terus bertambah.

Namun meskk demikian  Ia meminta agar jajarannya jangan lengah.

"Kita harus tetap waspada. Pertama karena Kota Bogor masih dekat dengan daerah yang menunjukan pertumbuhan kasus yang cukup tinggi, yang kedua kita memasuki suasana idul fitri yang harus diantisipasi pergerakan
manusia," katanya.

Bima juga mengatakan bahwa PSBB tahap ketiga ini hanya akan berjalan efektif apabila pengawasan di lapangan diperketat.

"Tahap ketiga ini akan lebih diperketat karena akan diterapkan sanksi yang lebih tegas bagi pelanggar, baik perorangan maupun perusahaan, saya ingin menyampaikan bahwa Pemkot Bogor telah mengesahkan satu Perwali yang mengatur tentang sanksi bagi pelanggar di masa PSBB ini," ujarnya.

Bima menjelaskan jika ada yang tidak menggunakan masker di luar rumah pada tempat dan fasilitas umum akan diberikan sanksi mulai dari kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum atau denda Rp 50 ribu hingga Rp 250 ribu.

Halaman
12
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved