Breaking News:

Dituduh Korupsi Rp 850 Juta Lebih, Ini Kata Syed Saddiq

Ia mengatakan bahwa uang yang hilang tersebut merupakan tabungan hasil gaji dan tunjangannya saat menjadi menteri.

Editor: Vivi Febrianti
Youtube
Syed Saddiq sedang melakukan sumpah jabatan, Senin (16/7/2018) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman, menekankan bahwa ia tak bersalah terhadap segala tuduhan korupsi yang dilayangkan kepadanya.

Dugaan korupsi Syed Saddiq muncul setelah Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC) menyelidiki laporan hilangnya uang sebesar 250.000 ringgit atau sekitar Rp 857 juta dari kotak aman di rumahnya pada 29 Maret 2020.

Pria berusia 27 tahun ini mengaku hanya sedikit orang yang tahu kombinasi kotak aman tersebut, yang terakhir ia buka sendiri pada 13 atau 14 Maret.

Penyelidikan tersebut berkaitan dengan Pasal 17 (a) dari Undang-undang MACC terkait gratifikasi dan suap.

"Kami memberinya waktu untuk merapihkan detail-detail karena negara ini tengah dalam pembatasan pergerakan," tutur seorang sumber yang terkait dengan penyelidikan ini kepada FMT.

Hal ini juga berarti bahwa penyelidikan MACC untuk mengumpulkan informasi dari bank-bank terkait mengalami hambatan karena para petugas mereka harus bekerja dari rumah.

Menyikapi hal ini, Syed Saddiq mengutarakan dengan tegas bahwa ia menolak segala tudingan korupsi.

Ia mengatakan bahwa uang yang hilang tersebut merupakan tabungan hasil gaji dan tunjangannya saat menjadi menteri.

Syed Saddiq mengatakan bahwa ia tak paham kenapa seorang menteri harus melakukan korupsi.

"Hingga sekarang, saya tak mengerti kenapa seorang menteri perlu melakukan korupsi. Kami dibayar mahal, memiliki tunjangan tinggi, dan hal tersebut tak termasuk bonus yang kami terima," tuturnya lewat sebuah pernyataan resmi bebarapa hari lalu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved