Ramadhan 1441 H

Isi Waktu Luang Usai Latihan, Gelandang PS Tira Persikabo Bantu Ibundanya Berjualan Takjil

Munadi mengisi waktu luang dengan cara membantu orang tuanya berjualan takjil saat bulan suci Ramadhan tiba.

Istimewa/Dokumentasi Media Officer PS Tira Persikabo
Gelandang bertahan, PS Tira Persikabo, Munadi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Gelandang bertahan PS Tira Persikabo, Munadi mengisi waktu luang dengan cara membantu orang tuanya berjualan takjil saat bulan suci Ramadhan tiba.

Pemain yang lahir di Bekasi, Jawa Barat 25 Januari 1989 itu mengatakan bahwa ibunya biasa berjualan takjil di halaman rumahnya yang berlokasi di Cibinong, Kabupaten Bogor.

"Selagi ada waktu luang, saya membantu ibu saya berjualan menu makanan untuk berbuka puasa (takjil) seperti risol dan makanan lainnya," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (15/5/2020).

Adapun menu makanan yang dijajakkan oleh ibunya yakni menu takjil seperti pada umumnya seperti gorengan (bakwan, tahu, tempe, risol, lontong dan sebagainya.

"Menu takjil yang dijual itu disesuaikan dengan keinginan masyarakat. Jadi yang dijual itu aneka ragam gorengan yang setiap hari dicari oleh kebanyakan orang," jelasnya.

Sementara itu, terkait menu makanan favorit saat berbuka puasa, Munadi mengaku sangat senang mengkonsumsi gorengan.

Kendati demikian, Munadi mengaku bahwa tetap mengontrol pola makan yang sehat. Artinya, makananan yang mengandung banyak minyak dibatasi sebagai bentuk menjaga kebugaran tubuh.

"Ya kalau menu makanan favorit saat berbuka puasa yaitu risoles. Tapi, saya memakannya dalam tahap yang tidak berlebihan," jelasnya.

Untuk urusan minuman favorit saat berbuka puasa, pemain terbaik Indonesian Super League (ISL) U-21 2009-2010 mengatakan sangat suka dengan minuman segar yang sehat.

"Kalau untuk minuman favorit, saya suka dengan yang namanya sop buah. Itu sangat menyegarkan dan buah yang dikonsumsi sangat bagus untuk tubuh," jelasnya.

Selain itu, dalam rangka menjaga kebugaran tubuh, Munadi terus menjalankan latihan sesuai dengan apa yang sudah diinstruksikan tim pelatih.

"Kalau latihan sih ya pasti. Setiap hari dengan intesitas yang berbeda. Soalnya kan tim pelatih sudah membuat program latihan," ungkapnya.

Munadi pun berharap agar wabah Covid-19 segera berakhir agar semua orang dapat menjalankan aktifitasnya secara normal.

"Saya selalu berdoa dan berharap agar situasi dan keadaan di Indonesia kembali normal, terbebas dari virus corona yang mengkhawatirkan. Jika keadaan sudah normal, maka Kompetisi Liga 1 2020 kembali bergulir," tandasnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved