Kronologi Balita 2,5 Tahun Tewas Mengapung di Kubangan Air, Sempat Terlihat Bermain dengan Kakak

ZA, balita berusia 2,5 tahun ditemukan tewas mengapung di kubangan air di samping rumah orangtuanya di Desa Grabagan

(SHUTTERSTOCK)
Ilustrasi garis polisi. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seorang balita berusia 2,5 tahun ditemukan tewas mengapung di kubangan air di samping rumah orangtuanya.

Peristiwa itu terjadi di Desa Grabagan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (17/5/2020) sore.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, sebelumnya, bocah laki-laki berinisial ZA itu terlihat bermain dengan RG, kakaknya yang berusia 4 tahun di sekitar kubangan air tersebut sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat itu ibu korban, NG (50) sedang mandi di kamar mandi di dalam rumah.

Namun, tak berselang lama, RG pergi membeli jajan dan meninggalkan adiknya tersebut sendirian.

Beberapa saat kemudian RG kembali ke rumah, namun ia tak melihat adik kandungnya tersebut.

RG lantas masuk ke rumah menghampiri ibunya yang masih mandi.

"Ibu adik dimana?," tanya RG kepada ibunya.

Ibu korban yang terkejut dengan pertanyaan itu pun langsung bergegas mencari keberadaan anak bungsunya.

Nahas, ZA ditemukan sudah meninggal dunia mengambang di kubangan air sedalam 1,5 meter tersebut.

"Korban murni tenggelam dan sudah dimakamkan," kata Kabag Ops Polres Grobogan, Kompol Sutomo.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Balita 2,5 Tahun Ditemukan Tewas Mengapung di Kubangan Air"

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved