Breaking News:

Teror Virus Corona

WHO Kecam Negara yang Terapkan Herd Immunity untuk Tangani Covid-19: Ini Manusia Bukan Binatang

WHO mengecam penerapan konsep tersebut untuk menangani virus corona lantaran mengorbankan nyawa manusia

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
fernando zhiminaicela/Pixabay
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Organisasi kesehatan dunia, WHO menilai upaya melakukan herd immunity dinilai sangat berbahaya dalam upaya mengatasi pandemi Covid-19.

Direktur Eksekutif WHO untuk Keadaan Darurat Kesehatan, Michael Ryan mengatakan lembaganya mengecam penerapan konsep tersebut untuk menangani wabah virus corona lantaran mengorbankan nyawa manusia.

"Bagaimana jika kita akan kehilangan beberapa orang tua di sepanjang jalan? Ini benar-benar berbahaya, perhitungan berbahaya," ujar Ryan dalam konferensi pers di Jenewa dikutip dari laman resmi WHO, Rabu(13/5/2020).

Satu Pasien Kota Bogor Masih Positif Meski 8 Kali Swab, Kadinkes Sebut Corona Kini Bertahan 28 Hari

Rangkuman Cerita Si Kumbi Anak Jujur: Kue Santan Kenari, Belajar dari Rumah SD Kelas 1-3 di TVRI

Seperti dikutip Business Insider, tingkat kematian orang tua yang tinggi saat pandemi Covid-19 merujuk kepada Swedia.

Diketahui selama pandemi covid-19, Swedia termasuk negara yang terbilang santai
dalam menghadapi pandemi Covid-19.

 

ilustrasi virus corona
ilustrasi virus corona (Freepik)

Swedia tetap mengizinkan bar, sekolah, dan gimnasium tetap buka sambil mendorong orang untuk tinggal di rumah ketika sakit, jarak sosial, dan sering mencuci tangan untuk menghindari penyebaran virus.

Tata Cara Shalat Idul Fitri 1441 H di Rumah, Beserta Ketentuan Khotbah Sesuai Petunjuk MUI

Ini Waktu Bayar Zakat Fitrah, Bolehkah Bayar Zakat Fitrah Pakai Uang Bukan Beras?

Herd immunity atau kekebalan kelompok merupakan bentuk perlindungan tak langsung tubuh dari penyakit menular.

Tapi kondisi ini baru bisa dicapai ketika sebagian besar populasi kebal terhadap
infeksi, sehingga penyebaran penyakit bisa dihentikan.

Kekebalan bisa didapat dari vaksinasi atau seseorang sudah pernah terinfeksi.

Dalam kasus wabah Covid-19 ini, karena belum ditemukan vaksin, maka herd immunity baru bisa dicapai ketika sebagian besar orang terpapar virus.

Penumpang di Stasiun Bojonggede Bogor Dites Rapid dan Swab Corona, Senin (11/5/2020).
Penumpang di Stasiun Bojonggede Bogor Dites Rapid dan Swab Corona, Senin (11/5/2020). (istimewa/Pemkab Bogor)

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved