Breaking News:

Lebaran 2020

Mengenal Sidang Isbat, Rukyatul Hilal & Hisab, Jadi Penentuan Awal Ramadhan, Syawal dan Dzulhijah

Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin menjelaskan isbat secara harfiah berarti penyuguhan, penetapan dan penentuan

(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Petugas lembaga Falakiyah pondok pesantren Al-Hidayah Basmol, Jakarta Barat melakukan pemantauan hilal di atas masjid Al-Musariin 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kementerian Agama (Kemenag) baru saja menggelar sidang isbat awal bulan Syawal 1441 Hijriah.

Dilansir laman resmi Kemenag, sidang Isbat digelar pada Jumat, (22/5/2020).

Karena masih pandemi Covid-19, sidang Isbat dilakukan mengikuti protokol kesehatan sehingga tidak semua perwakilan hadir secara fisik di kantor Kementerian Agama.

BREAKING NEWS - Idul Fitri 1 Syawal 1441 H Diputuskan Hari Minggu Tanggal 24 Mei 2020

BREAKING NEWS - Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1441 H pada Minggu 24 Mei 2020, Besok Takbiran

Definisi Sidang Isbat

Menteri Agama Fachrul Razi dijadwalkan akan memimpin langsung sidang isbat tersebut.

Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin menjelaskan isbat secara harfiah berarti penyuguhan, penetapan dan penentuan.

" Sidang isbat sudah dilakukan sejak tahun 1950," kata Kamaruddin saat dihubungi Kompas.com, Kamis (21/5/2020).

Setelah itu, pada 1972 Kementerian Agama membentuk sebuah badan bernama Badan Hisab Rukyat (BHR).

Adapun di dalam BHR tersebut, tergabung para ulama, umaroh dan ahli-ahli astronomi.

Apa tugas BHR?

Menurut Kamaruddin, hisab berarti menghitung, sedangkan rukyat berarti memantau. Sesuai namanya, BHR bertugas melakukan hisab dan rukyatul hilal untuk menetapkan awal Ramadhan, Syawal, dan Djulhijjah.

"Kemudian, hasil datanya akan dijadikan bahan pertimbangan dalam penetapan saat Sidang Isbat berlangsung," papar Kamaruddin.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved