Polres Bogor Tertibkan Ratusan Preman dan Ungkap 7 Kasus Perjudian Selama Ramadhan 2020

Selain mengungkap kasus penjualan miras ilegal, Polres Bogor juga melakukan penertiban kasus premanisme selama Ramadhan 1441 Hijriah ini.

Ist
Para tersangka yang diamankan dari Operasi Pekat jelang Idul Fitri 1441 H diperlihatkan dalam acara pemusnahan barang bukti miras di Mapolres Bogor, Jumat (22/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.con, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Selain mengungkap kasus penjualan miras ilegal, Polres Bogor juga melakukan penertiban kasus premanisme selama Ramadhan 1441 Hijriah ini.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy dalam acara pemusnahan barang bukti 14.835 botol miras hasil sitaan selama Ramadhan di Markas Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (22/5/2020).

Roland Ronaldy mengatakan bahwa kasus premanisme yang diungkap selama ramadhan ini mencapai ratusan.

"Penertiban premanisme sebanyak 239 kasus," kata AKBP Roland Ronaldy.

Tidak hanya itu, penertiban kasus perjudian di tengah Ramadhan ini juga turut dilakukan.

"Perjudian 7 kasus," kata Roland Ronaldy.

Kasus premanisme dan perjudian ini merupakan bagian dari 41 kasus pidana umum yang berhasil diungkap Polres Bogor selama ramadhan 2020 ini.

"Total kami mengamankan 42 tersangka tindak pidana umum dan juga 21 tersangka tindak pidana penyalah gunaan narkoba," kata Roland.

Diberitakan sebelumnya, jelang lebaran Idul Fitri 1441 H, Polres Bogor musnahkan ribuan botol minuman keras (miras) hasil operasi di Mako Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (22/5/2020).

Kegiatan pemusnahan barang bukti miras ini juga dihadiri oleh Bupati Bogor Ade Yasin.

"Untuk miras ini sebanyak 14.835 botol dengan berbagai merk," kata Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy.

Dalam giat ini, kata Roland juga memaparkan sejumlah pengungkapan kasus lainnya pasa jelang lebaran ini seperti kasus narkoba dan kriminal.

Operasi tersebut, kata dia digelar sejak 21 April sampai 22 Mei 2020.

"Kegiatan ini kami lakukan tujuannya adalah untuk meningkatkan kekhusyukan kita nanti pada saat menjelang Idul Fitri," kata Roland Ronaldy.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved