Breaking News:

Ribuan Miras Dimusnahkan

Selama Bulan Ramadhan Polres Bogor Ungkap 6 Kasus Prostitusi, 65 Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti

Polres Bogor mengamankan sebanyak 45 tersangka kasus tindak pidana umum dan 21 tersangka kasus tindak pidana penyalahguna narkoba.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
Ist
Para tersangka yang diamankan dari Operasi Pekat jelang Idul Fitri 1441 H diperlihatkan dalam acara pemusnahan barang bukti miras di Mapolres Bogor, Jumat (22/5/2020). 

Lapoeran Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Selama operasi pekat 1 bulan terakhir jelang Idul Fitri 1441 Hijriah, Polres Bogor telah mengungkap sebanyak 41 kasus tindak pidana umum dan 14 kasus tindak pidana narkoba.

Dalam pengungkapan jelang Idul Fitri ini, Polres Bogor mengamankan sebanyak 45 tersangka kasus tindak pidana umum dan 21 tersangka kasus tindak pidana penyalahguna narkoba.

"Operasi pekat ini mulai dilakukan pada 21 April sampai dengan 22 Mei 2020," kata Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy dalam sambutannya di acara pemusnahan barang bukti miras hasil sitaan di Mapolres Bogor, Jumat (22/5/2020).

Sebanyak 6 kasus yang diungkap diantaranya merupakan kasus prostitusi.

Kasus prostitusi ini terungkap setelah kedapatan beroperasi di bulan suci Ramadhan.

Dalam kasus prostitusi ini, Roland mengatakan bahwa pihaknya menyita puluhan alat kontrasepsi sebagai barang bukti.

"Kita mengamankan alat kontrasepsi atau pengaman sebanyak 65 buah. Ini salah satu barang bukti tindak pidana kasus prostitusi," kata Roland Ronaldy.

Kepada seluruh tersangka yang sudah diamankan ini, kata Roland, prosesnya masih berjalan.

"Kita tidak berhenti sampai di sini, kita akan terus melakukan tindakan-tindakan untuk mengamankan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Bogor ini," tutup Roland Ronaldy.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved