Teror Virus Corona

Curhat Penjual Baju Berdagang saat Pandemi, Omzet Menurun Drastis

Pelaku usaha kecil yang bergerak dibidang baju, Heri mengaku mengalami penurunan drastis perihal pendapatan yang diraih saat Hari Raya Idul Fitri 1441

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Outlet CNCT 13 yang omzetnya mengalami penurunan imbas Covid-19 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, DEPOK - Pandemi Covid-19 membuat seluruh aktifitas yang dijalankan setiap orang menjadi terganggu, khususnya di sektor perekonomian. Itu yang dirasakan Heri.

Pelaku usaha kecil, Heri mengaku mengalami penurunan drastis perihal pendapatan yang diraih saat Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Pemilik outlet baju CNCT 13 itu membeberkan bahwa penurunan pendapatan diakibatkan oleh Pandemi Covid-19 yang terjadi pada saat ini.

"Lebaran kali ini omzet pendapatan dari kaos yang saya jual mengalami penurunan drastis. Karena Covid-19 sih. Penurunan pendapatan sekitar 40 persen ya jika dibanding tahun lalu," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (26/5/2020).

Adapun outlet yang berlokasi di Jalan Kramat, Depok 1, Pancoran Mas itu menyediakan berbagai macam kebutuhan seperti baju, sepatu dan celana jeans.

Untuk urusan harga jual, Heri membeberkan bahwa di outletnya menjual kebutuhan yang diinginkan masyarakat dengan harga terjangkau.

"Saya menjual baju band dan distro original dengan harga miring. Jadi karena memang menyesuaikan dengan apa yang diinginkan pembeli yaitu harga terjangkau tapi kualitas bagus," paparnya.

"Bervariasi ya. Harga kaos yang saya jual itu mulai dari Rp 60 hingga 80 ribu. Untuk celana denim Rp 120 ribu dan kalau levis Rp 150 ribu dan sepatu saya jual dengan harga Rp 100 ribu," ungkapnya.

Heri pun berharap agar virus corona yang terjadi saat ini segera berakhir dan semua orang dapat beraktifitas secara normal.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved