Breaking News:

Setelah Lebaran, Tim Sepakbola Putri PON DKI Jakarta Kembali Berlatih

Pelatih tim sepakbola putri PON DKI, John Arwadi mengaku telah memiliki rancangan program latihan melalui video dan juga berbentuk tulisan sebagai ben

Ist
Tim sepakbola putri PON DKI Jakarta - istimewa 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com,Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo telah memutuskan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua ditunda ke Oktober 2021 akibat wabah Covid-19.

Meski telah mengetahui penundaan jadwal tersebut, tak serta merta membuat tim sepakbola putri PON DKI Jakarta berleha-leha.

Pelatih tim sepakbola putri PON DKI, John Arwadi mengaku telah memiliki rancangan program latihan melalui video dan juga berbentuk tulisan sebagai bentuk pelengkap menu latihan yang tersaji di rumah.

"Target latihan mandiri setelah puasa yang jelas adalah kami para pelatih mengirim program latihan baik tulisan maupun video kepada setiap pemain dengan memakai aplikasi gogle classroom. Hal ini sudah kami jalankan semenjak latihan seperti normal di lapangan secara tim diliburkan akibat (covid19)," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, (28/5/2020).

Lebih lanjut, pelatih asal Sumatera Barat itu membeberkan bahwa tujuan diselenggarakan latihan merupakan salah satu bentuk pengembalian kebugaran fisik setelah menjalani puasa dan Lebaran.

"Target latihan yaitu memulihkan kondisi fisik yang mungkin selama puasa dan setelah lebaran menurun, terus kemampuan teknik dan pengantar skill setiap pemain diperbaiki dan ditingkatkan," paparnya.

Dengan latihan awal ini John berharap agar tim yang dibesutnya mensapatkan kembali sentuhan atau kepercayaan diri.

"Sehingga rasa percaya diri pemain saat menguasai bola jadi meningkat kearah yang lebih baik.
Karena latihannya bersifat home training, maka kapan para pemain itu akan latihan diserahkan ke masing-masing pemain," ungkapnya.

Tak tanggung-tanggung, untuk mengetahui secara detail kondisi terkini para punggawanya, John dan tim pelatih lainnya mengumpulkan hasil video dari masing-masing pemain.

"Yang jelas setiap jadwal latihan harian selesai, para pemain wajib mengirim video pelaksanaan latihannya ke grup dan paling lambat jam 22.00 WIB, laporan sudah harus kami terima," ungkapnya.

Tidak berhenti sampai disitu, untuk mencari tahu kekurangan dan kelebihan pemain saat berlatih menggunakan video di rumah, tim pelatih pun langsung menganalisa sekaligus mengevaluasi.

"Video latihan para pemain tersebut dianalisa, dievaluasi dan dikoreksi oleh para pelatih dan hasilnya disampaikan kembali kepada para pemain masing-masing," paparnya.

John pun menegaskan bahwa langkah selektif yang diterapkan di dalam tim sepakbola putri PON DKI bertujuan untuk meraih emas.

"Sehingga saat kondisi kembali normal nanti kita akan melakukan test terhadap seluruh pemain, yang hasil akan bisa digunakan untuk melihat pemain yang betul-betul profesional menjalankan kewajibannya dan juga sebagai titik tolak bagi pelatih menyusun program ke depannya," ungkapnya.

Selain itu, tim sepakbola putri PON DKI selesai lebaran ini melakukan intensitas latihan yang bervariasi.

"Dalam latihan ini frekuensi latihan 4 kali dalam seminggu, yang nanti setelah kami lihat bisa ditingkatkan menjadi 5 kali dalam seminggu," tegasnya.

Kendati berlatih keras, jajaran tim sepakbola putri PON DKI tak luput dari pengawasan dokter dan tenaga medis lainnya agar kondisinya tetap stabil.

"Dalam latihan ini kami selalu menjaga prinsip latihan supaya pemain jangan sampai kelelahan sangat yang membuat imun tubuh menurun yang akan bisa membahayakan pemain," paparnya.

"Untuk itu kami para pelatih didukung oleh para ahli nutrisi, dokter, fisiotheraphy dan psikolog yang bisa dihubungi pemain secara langsung," tandasnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved