Penumpang Berkurang saat New Normal, Bus AKAP Akan Naikkan Tarif

Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek.

FB LORENA TRANSPORT
Armada bus AKAP double decker PT Eka Sari Lorena Transport Tbk. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Dalam rangka menghadapi skema pola hidup baru atau new normal, Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) telah berencana untuk menaikkan tarif angkutan darat.

Kenaikan tarif dilakukan untuk menyesuaikan dengan kapasitas angkut kendaraan tersebut.

Sigit Irfansyah, Direktur Lalu Lintas Jalan Ditjen Hubdat Kemenhub, mengatakan, pihaknya tengah mengkaji tarif baru angkutan darat dan penerapan pembayaran non tunai atau cashless.

“Hal ini dilakukan untuk mengimbangi kondisi angkutan bus pada kondisi new normal,” ujar Sigit, dalam konferensi virtual (28/5/2020).

Petugas melakukan pemeriksaan di check point penyekatan pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek Km 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020).

Larangan mudik mulai diberlakukan pemerintah mulai 24 April 2020 pukul 00.00 WIB untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020.

Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek.

“Di Industri angkutan darat seperti bus mungkin tingkat keterisian 50 persen dan konsekuensi cara berhitung tarif juga kami terapkan,” katanya.

Menurut Sigit, aturan penghitungan baru akan terbit dalam bentuk regulasi.

Namun mengenai wacana kenaikan ini, belum dapat dipastikan akan berlaku kapan.

Ia menambahkan, penghitungan harga tiket nanti akan dihitung berdasarkan tarif ekonomi dengan formula yang ada.

 “Maka dari itu butuh penyesuaian tarif. Jika tidak disesuaikan maka operator bus akan kesulitan untuk menutup biaya operasional mereka,” ucap Sigit.

“Kami juga sedang mengkaji sistem transaksi pembelian tiket menggunakan sistem daring atau online, dan transaksi pembelian tiket di terminal akan ditiadakan,” tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penumpang Berkurang saat New Normal, Tarif Bus AKAP Bakal Naik"
Penulis : Dio Dananjaya
Editor : Azwar Ferdian

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved