Breaking News:

Pembuang Bayi di Dramaga Bogor Ditangkap, Warga Curiga Pelaku Sering Beli Pembalut

Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy memerintahkan petugas Polsek Dramaga Polres Bogor untuk melakukan penyelidikan hingga akhirnya pelaku berhasil di t

Wartakota/Ilustrasi
Ilustrasi Bayi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, DRAMAGA - Polsek Dramaga menangkap pelaku pembuangan bayi di Dramaga, Kabupaten Bogor pada 17 Mei 2020.

Mendapati laporan kasus tersebut Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy memerintahkan petugas Polsek Dramaga Polres Bogor untuk melakukan penyelidikan hingga akhirnya pelaku berhasil di tangkap.

Peristiwa pembuangan bayi tersebut terjadi di kampung.Situ Uncal RT 02/01  Desa Purawasari Kecamatan Dramaga ketika adanya laporan dari warga masyarakat setempat perihal penemuan sebuah jenazah bayi perempuan dalam kantong plastik warna hitam.

Setelah mendapatkan laporan tersebut Kanit Reskrim Polsek Dramaga Polres Bogor Ipda Ano melakukan penyelidikan bersama dengan tim.

Selama sepekan Ipda Ano dan tim melakukan penyelidikan dan berhasil mendapatkan terduga tersangka yang merupakan seorang perempuan warga sekitar.

Dari keterangan yang didapat TribunnewsBogor.com pelaku berhasil dotangkap karena prilaku mencurigakan pelaku yang sering ke warung tidak membeli pembalut dengan wajah pucat dan berpenampilan seperti seorang perempuan yang baru melahirkan.

Ipda Ano dan tim, kemudian berhasil menangkap Tersangka di SPBU Cibanteng Ciampea  ketika Tersangka sedang mengisi BBM sepeda motor.

"Alhamdulillah kami berhasil mengungkap dan menangkap seorang tersangka pembuang bayi hingga mengakibatkan meninggal dunia, dengan inisial H T S (24), asal Dramaga yang juga bertindak selaku orangtua kandung dari korban, " kata Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy dari keterangan yang diterima TribunnewsBogor.com, Sabtu (30/5/2020).

Dari hasil pemeriksaan sementara pelaku beralasan membuang anaknya yang baru dilahirkan, hingga mengakibatkan meninggal dunia karena Tersangka merasa malu setelah ditinggal pergi oleh suami sirinya.

"Terhadap Tersangka ini kami kenakan  pasal 80 ayat (3) dan (4) Jo. pasal 76C Undang Undang No. 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak, dan atau pasal 341 dan 342 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun penjara. (BAP),"katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved