Virus Corona di Bogor

BREAKING NEWS - Sejumlah Pedagang Positif Corona, Pasar Cileungsi Bogor Ditutup Sementara

Direktur Utama PD Pasar Tohaga Kabupaten Bogor, Haris Setiawan mengatakan bahwa sesuai perintah Bupati Bogo

Istimewa
ILUSTRASI - Beredar kabar bahwa sebanyak 13 orang penjual daging di Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor positif virus corona (Covid-19). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Setelah ditemukannya sejumlah pedagang yang positif virus corona atau Covid-19, Pasar Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor ditutup sementara, Minggu (31/5/2020).

Direktur Utama PD Pasar Tohaga Kabupaten Bogor, Haris Setiawan mengatakan bahwa sesuai perintah Bupati Bogor serta hasil keputusan Direksi dan Dewan Pengawas PD Pasar Tohaga, Pasar Cileungsi ditutup untuk disterilkan.

"Minggu, 31 Mei 2020 sudah tidak diperkenankan pasar untuk beroperasi hingga batas waktu yang belum ditentukan," kata Haris Setiawan dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Minggu.

Haris mengatakan bahwa ke depan penyemprotan desinfektan akan dilakukan lebih intens termasuk pelaksanaan rapid tes dan swab.

PS Pasar Tohaga akan terus bekerja sama dengan aparat untuk memperketat protokol kesehatan dan juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor untuk menyisir area terdampak di wilayah Cileungsi khususnya di Pasar Cileungsi.

Setelah ditemukannya sejumlah pedagang yang positif virus corona atau Covid-19, Pasar Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor ditutup, Minggu (31/5/2020).
Setelah ditemukannya sejumlah pedagang yang positif virus corona atau Covid-19, Pasar Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor ditutup, Minggu (31/5/2020). (istimewa)

Dalam waktu dekat, pasar lainnya juga akan dilakukan test serupa.

"Kami terus kaji dan evaluasi kluster Pasar Cileungsi ini bekerja sama dengan tim Gugus Covid TK Kecamatan dan TK Kabupaten Bogor untuk memutuskan kapan Pasar Cileungsi akan berjalan normal kembali, segera akan kami rilis setelah ada hasil yang baik," katanya.

Untuk pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, khususnya di daerah terdampak, Haris menerangkan bahwa sudah jauh jauh hari pihaknya mengenalkan sistem belanja online yang bisa di akses manual via nomer whatsap ataupun via website mitoha.id.

Diketahui, pada 29 Mei 2020, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor menyatakan bahwa 4 pedagang di Pasar Cileungsi terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19 berdasarkan hasil tes rapid dan swab massal yang digelar sebelumnya di pasar tersebut.

Pasar Cileungsi pun kemudian ditetapkan sebagai Klaster Corona.

Pada 30 Mei 2020, satu pedagang di Pasar Cileungsi kembali terkonfirmasi positif Covid-19 bahkan menularkan ke 2 anggota keluarganya yang juga dinyatakan terkonfirmasi positif.(*)

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved