New Normal di Bogor

Belum Siap Hadapi New Normal, 23 Desa di Kabupaten Bogor Masih Rawan Penyebaran Corona

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa sebanyak 23 desa dan kelurahan di Kabupaten Bogor masih rawan penyebaran virus corona.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Bupati Bogor Ade Yasin seusai menggelar rapat persiapan PSBB proporsional secara parsial di Ruang Rapat Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (4/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa sebanyak 23 desa dan kelurahan di Kabupaten Bogor masih rawan penyebaran virus corona.

Kondisi ini pun membuat Kabupaten Bogor belum siap menghadapi fase new normal.

"Angka positif di Kabupaten Bogor masih tinggi jadi kita belum bisa menghadapi fase new normal. Artinya ada 23 desa dan kelurahan yang masih harus dalam pengawasan yang ketat," kata Ade Yasin saat ditemui TribunnewsBogor.com di Cibinong, Kamis (4/6/2020).

Dia menjelaskan bahwa 23 desa dan kelurahan ini tersebar di beberapa kecamatan.

Kecamatan-kecamatan ini merupakan wilayah yang berdekatan dengan Jakarta, Bekasi dan Depok.

"Diantaranya adalah wilayah yang berdekatan dengan Jakarta, Bekasi juga Depok. Yaitu Cibinong, Gunungputri, Cileungsi, Bojonggede dan juga daerah Kemang," kata Ade Yasin.

Diketahui, hal ini juga membuat Pemerintah Kabupaten Bogor kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menjadi PSBB Parsial selama 14 hari ke depan.

PSBB Parsial ini mulai berlaku pada Jumat (5/6/2020) besok setelah PSBB tahap sebelumnya berakhir pada Kamis (4/6/2020).

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved