Liga 1 2020

Tanggapan Manajemen PS Tira Persikabo terkait Opsi Pertandingan Liga 1 2020 Digelar di Pulau Jawa

Manajemen PS Tira Persikabo menyoroti beberapa opsi terkait kelanjutan kompetisi Liga 1 2020

Dok media officer PS Tira Persikabo
Tim Laskar Padjajaran melakukan sesi foto bersama usai menang lawan Persita Tangerang 3-1 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Manajemen PS Tira Persikabo menyoroti beberapa opsi terkait kelanjutan kompetisi Liga 1 2020 yang rencananya akan kembali bergulir September mendatang.

Opsi yang muncul yakni pertandingan dapat dihadiri penonton maupun pertandingan yang tidak boleh dihadiri oleh penonton.

Menyikapi hal tersebut, Direktur Pengembangan Bisnis PS Tira Persikabo, Rhendie Arindra memiliki sudut pandang yang diambil dari berbagai sisi.

Menurutnya, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) harus benar-benar mengkaji secara detail terkait opsi dalam pelaksanaan pertandingan.

"Mengenai laga di pulau jawa, kalau digelar tanpa penonton, itu memang jadi salah satu opsi terbaik ya, bisa saving cost," ujarnya.

"Tapi kalau digelar normal ada penonton, sepertinya klub yang di luar pulau Jawa tidak akan terima. PS Tira Persikabo sebagai klub yang bermarkas di pulau Jawa menjadi salah satu klub yang diuntungkan. Tapi prinsip keadilan harus dikedepankan," tambahnya.

Lebih lanjut, terkait rencana penambahan subsidi untuk seluruh klub kontestan hingga mencapai Rp 800 juta, Rhendie menyikapinya dengan tenang.

Rhendie hanya meminta agar subsidi yang diberikan untuk klub harus tepat dalam pembagiannya.

"Iya itu masih wacana, kita sih alhamdulillah saja jika memang benar terealisasi. Tapi yang jauh lebih penting adalah ketepatan delivery subsidinya," tandasnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved