Warga Bogor Keluhkan Sulit Bayar Listrik hingga Tagihan Naik Drastis, Ini Kata PLN

Sehingga ia membenarkan jika ada pelanggan yang merasa akhir-akhir ini tidak bisa melakukan pembayaran tagihan listrik.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM/TSANIYAH FAIDAH
Ilustrasi meteran listrik 

Seperti yang disampaikan Puji warga Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor mengaku kaget dengan kenaikan tagihan yang cukup tinggi.

"Rasanya enggak masuk akal bisa naik sedrastis ini. Bisa 2 kali lipat," katanya.

Kenaikan tagihan listrik ini, diakui Puji cukup berat ditambah kondisi ekonomi yang serba sulit.

"Saya ingin meminta kejelasan dari PLN kenapa bisa seperti ini," ungkapnya.

Dimintai kejelasan terkait keluhan pelanggan atas kenaikan tagihan listrik ini, Susan Khaerany menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif sejak tahun 2017 untuk seluruh golongan.

Ia menjelaskan, adanya kenaikan tagihan listrik merupakan efek dari WFH yang mengalami peningkatan penggunaan.

Selain itu, faktor lainnya selama WFH dan PSBB, terjadi penangguhan pengecekan meteran listrik pascabayar ke lapangan oleh petugas.

"Penangguhan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona semakin meluas," katanya.

Lantaran adanya penangguhan ini, dalam dua bulan terakhir pada April dan Mei tagihan listrik pelanggan dihitung dari rata-rata 3 bulan terakhir pemakaian.

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved