Breaking News:

Bupati Bengkulu Selatan Nyamar Jadi Tukang Sayur:Jangan Beli Dagangan Pedagang yang Tak Pakai Masker

Pesaingnya tersebut lebih laku menjajakan dagangannya lantaran menggunakan masker dan face shield.

Editor: Ardhi Sanjaya
Kompas.com/Firmansyah dan YouTube Tribunnews.com
Lapaknya sepi pembeli, tukang sayur ini nekat labrak pesaingnya yang ternyata merupakan Bupati Bengkulu Selatan yang sedang menyamar. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Lapaknya sepi pembeli, pedagang atau penjual sayur nekat melabrak pesaingnya.

Pesaingnya tersebut lebih laku menjajakan dagangannya lantaran menggunakan masker dan face shield.

Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Saat marah-marah ke lapak pesaingnya, pedagang sayur ini dibuat kaget dengan sosok yang dihadapinya.

Ternyata pesaingnya itu merupakan Bupati Bengkulu Selatan yang sedang menyamar sebagai pedagang sayur.

Dikutip dari Kompas.cm (TribunJatim.com Network ), sebuah video memperlihatkan seorang pedagang sayur mengenakan masker dan face shield di Pasar Ampera, Bengkulu Selatan, beredar di media sosial Facebook.

Pedagang itu berteriak menawarkan dagangannya. Beberapa pembeli mendatangi lapaknya dan menawar beberapa sayuran yang dijajakan.

Saat asyik melayani pembeli, pedagang lain terlihat menghampiri lapak yang sedang terjadi transaksi jual beli itu.

Pedagang yang datang tanpa mengenakan masker itu terlihat protes menggunakan bahasa daerah. Ia heran mengapa pembeli tak belanja di lapaknya.

Tapi, para pembeli tak menggubrisnya.

Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi jadi pedagang kampanyekan patuh protokol Covid-19.
Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi jadi pedagang kampanyekan patuh protokol Covid-19. (KOMPAS.COM/FIRMANSYAH)

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved