Breaking News:

Perhatikan, Ini Cara Aman Bonceng Pakai Motor Sport

Meski demikian, menurut Setyo, ada beberapa hal untuk menyiasati ketika dibonceng oleh motor sport.

Kompas.com
Skutik baru Honda ADV 150 resmi meluncur di GIIAS 2019.(Gilang Satria/Kompas.com) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tidak sedikit para wanita yang mengeluh jika dibonceng menggunakan motor sport fairing, seperti Kawasaki Ninja 250, Yamaha R25 atau Honda CBR250 RR.

Posisi jok yang tinggi, menyulitkan penumpang saat ingin naik atau turun dari motor.

Tidak hanya itu saja, posisi duduk yang tidak sejajar dengan pengemudi, bisa membuat badan penumpang terasa pegal karena menahan diri agar tidak “merosot” saat berkendara.

Trainer Yamaha Academy On Road dan Off Road, Setyo Sukaryo, mengatakan, motor sport fairing sebetulnya memang diperuntukkan untuk race dan single rider.

Oleh sebab itu, posisi boncenger pasti akan kurang nyaman.

Meski demikian, menurut Setyo, ada beberapa hal untuk menyiasati ketika dibonceng oleh motor sport.

“Posisi lutut boncenger sebaiknya mengapit pinggul pengendara depan. Ini berfungsi supaya boncenger tidak mudah merosot ke depan,” kata Setyo kepada Kompas.com, Kamis (11/6/2020).

Saat akan naik ke motor pun juga harus diperhatikan, sebelum naik usahakan bertanya kepada pengemudi sudah siap atau belum.

“Kalau koordinasi antara pengendara dan boncenger kurang baik maka bisa berakibat motor ambruk saat boncenger naik ke motor,” katanya.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, mengatakan, posisi tangan penumpang juga harus bertumpu pada satu titik saja, cara terbaik yakni melingkari pinggang pengendara namun jangan terlalu keras.

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved