Protes Tagihan Listrik Kantor Kosong Rp 2,1 juta, Tompi : Dan Aku pun Mendadak Jadi Kampret

Tompi Protes Tagihan Listrik Kantor Kosong Sebesar Rp 2,1 juta : Dan Aku mendadak jadi kampret

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: khairunnisa
Youtube channel Let's Talk
Tompi kembali bahas momen ketika Sandiaga Uno cegukan 

PLN meminta Id pelanggan Tompi.

"Mohon maaf atas kendala yang dialami saat ini ya Kak,

agar admin dapat melakukan pengecekan dapat dibantu Id pelanggannya via DM ya.

Trims -Riko" tulis akun PLN.

Tompi menjelaskan tagihan listrik itu bukan di rumahnya, melainkan di kantor.

Padahal menurut Tompi, selama ini kantor tersebut kosong tak pernah dihuni.

"Besok sy kirim ya.

Itu kantor kosong gak dipake krn hampir 3 bulan tutup," kata Tompi membalas PLN.

Tompi kemudian membuat thread, ia menjelaskan rupanya ada tarif minimum yang mestyi dibayarkan pelanggan PLN.

Tak ayal, kali ini Tompi mesti membayar sampai Rp 2,1 juta.

"Pada tahu gak , kl PLN itu ternyata : ada tarif minimum yg harus dibayarkan meski gak ada pemakaian ( kecuali sistem prepaid / token isi ulang).

Nah kasus di gw ternyata harus bayar 2.1 jt per bulan meski gak dipake.

Yg disayangkan adalah hal2 bgini “kurang terinfokan “ di awal," tulis Tompi.

Tompi menceritakan ia sudah bertemu dengan petugas PLN.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved