Protes Tagihan Listrik Kantor Kosong Rp 2,1 juta, Tompi : Dan Aku pun Mendadak Jadi Kampret

Tompi Protes Tagihan Listrik Kantor Kosong Sebesar Rp 2,1 juta : Dan Aku mendadak jadi kampret

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: khairunnisa
Youtube channel Let's Talk
Tompi kembali bahas momen ketika Sandiaga Uno cegukan 

Pada kasusnya kali ini, kata Tompi, ada kesalahan hitung di tagihan listrik.

Selain salah hitung, kantor kosong Tompi juga diberlakukan taruif minimum yang tetap harus dibayarkan.

"Barusan ketemuan ama petugas lapangan PLN, mrk jelaskan hal2 yg menurut sy di jelaskan diawal berlangganan secara gamlang.

PUBLIK harus tau hak dan kewajibanya.

Sehingga tdk terkesan negatif saat ada kasus salah hitung

Utk kasus sy kmrin : yg satu salah hitung , satunya ternyata Kena minimum bayar 2.1 jt per bulan meski tempat tutup.

Meski ada mekanisme kompensasi, namun selama ini tdk ter informasikan dengan baik.

Sy rasa PLN perlu memperbaiki KOMUNIKASI PUBLIK nya dan lebih lugas / gamblang dalamnpenjelasan," tulis Tompi.

Banyak netizen yang malah meledek Tompi.

Diketahui bersama, saat Pilpres lalu Tompi adalah pendukung Jokowi.

Tak sedikit netizen yang menganggap Tompi protes karena tak dapat jabatan dari Jokowi.

Soal ini, Tompi meminta agar segala sesuatunya tidak dikaitkan dengan dukungan seseorangan.

"Dan aku pun mendadak jadi kampret ...

hanya krn mengkritik yg gak beres. enak juga.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved