Breaking News:

Rupiah Dibuka Melemah Hari Ini, Tembus Rp 14.140 Per Dollar AS

Rupiah melemah 120 poin atau 0,86 persen dibandingkan penutupan sebelumnya pada level Rp 14.020 per dollar AS.

Tribunnews/JEPRIMA
Seorang karyawan saat menghitung mata uang dalam bentuk pecahan Rp 50.000 dan pecahan Rp 100.000 di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal perdagangan di pasar spot Jumat (12/6/2020) kembali melemah.

Mengutip data Bloomberg pukul 09.18 WIB rupiah berada pada level Rp 14.140 per dollar AS.

Rupiah melemah 120 poin atau 0,86 persen dibandingkan penutupan sebelumnya pada level Rp 14.020 per dollar AS.

Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan selama 4 hari, penguatan rupiah tertahan karena kekhawatiran akan gelombang kedua Covid-19, akibat pembukaan ekonomi di sejumlah negara termasuk Indonesia.

“Penguatan rupiah tertahan selama 4 hari belakangan ini, pelaku pasar keuangan global mulai mengantisipasi risiko second wave penyebaran wabah karena pembukaan ekonomi, seperti yang terjadi di AS dan beberapa negara lain,” kata Ariston kepada Kompas.com, Jumat (12/6/2020).

Ariston mengatakan, pasar juga merespon negatif pernyataan Bank Sentral AS pada Kamis dinihari lalu yang pesimis dengan pertumbuhan ekonomi global.

Namun demikian, The Fed mengatakan masih akan memberikan stimulus ke perekonomian hingga 2022.

Di sisi lain, pagi ini aset-aset berisko seperti indeks saham terlihat negatif.

Pelemahan ini juga diikuti oleh, nilai mata uang negara-negara berkembang yang rata-rata melemah terhadap dollar AS.

Yield obligasi AS tenor 10 tahun juga terlihat tertekan turun kembali ke kisaran 0,67 persen yang mengindikasikan banyak pelaku pasar ‘cari aman’ di obligasi AS.

Ariston memproyeksikan rupiah hari ini akan bergerak pada kisaran Rp 14.150 per dollar AS dengan potensi support pada level Rp 13.900 per dollar AS.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rupiah Dibuka Melemah, Tembus Rp 14.140 Per Dollar AS"
Penulis : Kiki Safitri
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved