Saat Pandemi Covid-19, BNNK Bogor Deteksi Modus Peredaran Narkoba Melalui Ojek Online
Sampai saat ini, kata dia, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak perusahaan ojol guna memutus peredaran narkoba ini.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor AKBP Teguh Purwanto mengatakan bahwa di tengah pandemi Covid-19 ini pihaknya telah mendeteksi adanya modus transaksi dan peredaran narkoba melalui jasa ojek online (ojol).
Sampai saat ini, kata dia, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak perusahaan ojol guna memutus peredaran narkoba ini.
"Karena pengiriman melalui jasa ojol itu mulai beredar di beberapa daerah. Dan sampai saat ini saya prediksi masih ada," kata AKBP Teguh Purwanto saat ditemui wartawan di Kantor BNNK Bogor, Cibinong, Jumat (19/6/2020).
Bahkan kata dia, pihaknya juga sudah menerima sejumlah laporan terkait hal ini dari masyarakat.
Dia juga mengimbau kepada para ojol untuk lebih waspada apabila mengirim paket pesanan pelanggannya yang dinilai mencurigakan dan tidak segan untuk melapor ke BNNK.
"Informasi sekecil apapun kami akan tindak di masa pandemi ini," kata pria mantan Kasat Serse Polres Majalengka itu.
Teguh juga menuturkan bahwa tidak menutup kemungkinan bahwan ada pengedar narkoba yang memanfaatkan pendemi corona ini dengan modus-modus yang lainnya.
"Di masa kali ini banyak juga modusnya, tidak hanya menggunakan jasa ojol saja, ada juga modus lain," pungkas Teguh Purwanto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kepala-badan-narkotika-nasional-akbp-teguh-purwanto.jpg)