Breaking News:

Virus Corona di Bogor

Seminggu Bertambah 42 Kasus Positif, Wali Kota Bogor Bentuk Detektif Covid-19

Peningkatan orang yang terkonfirmasi terkena virus Covid-19 atau virus corona mengalami peningkatan sejak 10 Juni hingga 16 Juni 2020.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor Bima Arya bentuk detektif covid-19 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Peningkatan orang yang terkonfirmasi terkena Covid-19 atau virus corona mengalami peningkatan sejak 10 Juni hingga 16 Juni 2020.

Dalam waktu satu minggu terjadi penambahan 42 kasus baru orang yang terkonfirmasi positif di Kota Bogor.

Melihat lonjakan kasus tersebut Pemkot Bogor membuat tiga langkah strategis.

"Kalau berdasarkan data tadi kita lihat transmisi lokal dapat dikendalikan, persoalan lebih terjadi pada protokol kesehatan dan kantor kantor pemerintahan, jadi kedua itu kita perbaiki, dan kita juga buat tiga langkah strategis," katanya.

- Membuat Tim Deteksi Aktif Covid (Detektif Covid).

Satu diantara tigalangkah strategis Pemkot Bogor adalah dengan membentuk tim deteksi aktif Covid atau Detektif Covid

"Jadi detektif covid ini ada dua unit, pertama unit pelacak dan kedua unit pemantau," kata Bima di Balaikota Bogor Jumat (19/6/2020).

Untuk unit pelacak nantinya akan bertugas melacak atau suporting orang-orang yang terindentifikasi positif

Setelah itu selanjutnya akan ditetntukan orang yang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) seakurat mungkin.

Halaman
123
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved