Breaking News:

Sosok Yulia Fera, Wanita yang Tertulis dalam Bungkusan Pocong : Hidupnya Kumpul Sama Anak Punk

Nama Yulia Fera Ayu Lestari ini tertulis dalam bungkusan pocong berbau busuk yang ditemukan warga.

Tribun Jateng
Nama Yulia Fera Ayu Lestari mendadak viral usai penemuan bungkusan pocong di Pemakaman Sedyo Luhur, Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Kamis (18/6/2020). 

"Mertua saya ini baru dimakamkan 100 hari lalu, kemarin waktu ziarah tidak ada apa-apa‎," ujar dia.

Dia menceritakan, saat penemuan tersebut banyak lalat yang berada di atas makam mertuanya.

"Baunya busuk, lalatnya juga banyak di atas," jelas dia.

Warga Bakalan Krapyak, Muh Rodli (42) menceritakan menurut penuturan sejumlah saksi ‎beberapa hari yang lalu terdapat empat orang menggunakan mobil Katana berhenti lama di dekat makam.

"Katanya penjaga pos di sana, dua hari lalu ada empat orang mencurigakan berhenti lama di dekat makam sekitar jam 11 malam," jelas dia.

‎Setelah kejadian itu, beberapa hari kemudian warga menemukan bau busuk dari sekitar kuburan.

Kronologi Penemuan Bungkusan Pocong di Kuburan

Sejumlah warga masyarakat Desa ‎Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, dihebohkan penemuan bungkusan pocong berbau busuk di tengah kuburan Sedyo Luhur, Kamis (18/6/2020) sore.

Bungkusan tersebut berjumlah sembilan buah tersebut, berada di dalam dua lubang makam yang terpisah.

Kepala Desa Bakalan Krapyak, Susanto menjelaskan, mendapatkan laporan tersebut dari warganya yang tengah berziarah di pemakaman tersebut.

Satu di antara peziarah mencium bau busuk dan mencurigai sebuah makam yang seperti baru saja dibongkar.

"‎Terus dicoba dibuka pakai tangan, itu ternyata ada empat bungkusan. Tiga bungkusan besar dan satu bungkusan kecil," ujar dia.

Belum ‎tuntas pembongkaran tersebut, kemudian tidak lama ditemukan lagi makam yang seperti habis dibongkar.

Kemudian warga berinisiatif untuk membongkar lagi ternyata ditemukan lebih banyak lima bungkusan pocong berbau busuk.

"‎Lubang kedua ini ditemukan lima bungkus, tiga besar. Sedangkan dua yang kecil," jelas dia.

Setelah itu pihaknya melaporkan kepada pihak kepolisian dan melaporkan kepada pihak berwajib.

Penulis: Sanjaya Ardhi
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved