Breaking News:

Esti Puji Lestari : Harus Ada Diskusi Sebelum Liga 1 Putri 2020 Dilanjutkan

Esti Puji Lestari mengatakan, PSSI harus menyiapkan skema yang baik dalam menyelenggarakan kompetisi Liga 1 Putri.

istimewa
Esti Puji Lestari bersama CEO klub Galatasaray Turki 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Nasib Liga 1 Putri 2020 hingga saat ini belum ada kejelasan untuk kembali dilanjutkan.

Esti Puji Lestari mengatakan, PSSI harus menyiapkan skema yang baik dalam menyelenggarakan kompetisi Liga 1 Putri.

"Saya pikir sebelum kompetisi dilanjut harus ada rumusan penting strukturnya bagaimana," ujarnya saat dihubungi TribunnewsBogor.com via telephone seluler, Minggu (21/6/2020).

Lebih lanjut, Esti mengatakan bahwa sebelum kompetisi tersebut diselenggarakan, klub kontestan terlebih dahulu dilibatkan dalam forum diskusi.

"Jangan asal lempar ke tim dan harus ikut. Kita harus disertakan dalam mendiskusikan skema terbaik," ungkap wanita yang menjadi Founder Football Network

Menurutnya, pengalaman tahun lalu (2019) harus dijadikan pengalaman untuk menyelenggarakan event yang lebih baik lagi ke depannya guna mencapai prestasi.

"Karena tahun lalu tim yang ikut itu sangat dipaksakan. Biaya banyak sekali dan regulasi belum jelas," jelasnya.

PSSI sendiri pertama kali menggelar Liga 1 Putri pada tahun 2019 yang menjadi pelaksanaan liga sepak bola putri pertama sepanjang sejarah Indonesia.

Ketika itu, Liga 1 Putri diikuti oleh 10 tim yakni Arema, Bali United, Persipura, Persebaya, Persib, Persija, PSIS, PSM, PSS dan Tira Persikabo. Ada pun juaranya adalah Persib.

Pada tahun 2020, PSSI menargetkan minimal ada enam tim putri dari 18 klub Liga 1 yang menjadi peserta.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved