John Kei Ditangkap
Khawatir dengan Kondisi Anak, Ini Respon Nus Kei saat Dikabari Rumahnya Diserang Kelompok John Kei
Tak ada di rumah saat rumahnya di serang, Nus Kei sempat telepon istri tanya situasi rumahnya.
Penulis: Mohamad Afkar S | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tak berada di rumah saat rumahnya diserang, Nus Kei sempat telepon istrinya tanya kondisi keluarga pasca kejadian.
Nus Kei tak menyangka jika rumahnya di Green Lake City, Kota Tangerang menjadi sasaran kelompok John Kei.
Terlebih di hari yang sama terjadi pula penganiayaan terhadap keluarga Nus Kei yang menyebabkan korban jiwa.
Peristiwa penyerangan rumah Nus Kei dan penganiayaan itu terjadi pada Minggu (21/6/2020) siang.
Saat rumahnya diserang, Nus Kei sendiri sedang berada di lokasi penganiayaan yang menimpa keluarganya itu.
Penganiayaan tersebut terjadi di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.
Dalam itu, satu meninggal dunia dan satu mengalami luka-luka.
Nus Kei mengatakan bahwa pada Minggu pagi, dirinya masih berada di rumanya.
• Sudah Rencanakan Serang Nus Kei, John Kei Teriak ke Anak Buah: Apa Hukuman Bagi Pengkhianat? Mati !
• Lolos dari Maut, Nus Kei Ditelpon Sosok Ini Sebelum Diserang Anggota John Kei: Gak Berpikir Kesini
Kemudian Nus Kei tiba-tiba mendapat kabar bahwa keluarganya terluka akibat penganiayaan.
Nus Kei pun bergegas menuju lokasi kejadian di kawasan Kosambi, Cengkareng untuk menolong keluarganya.
"Saya di rumah, saya abis gym (olahraga), terus masuk ke dalam rumah. Saya baru ambil vitamin dan susu lalu ditelepon adik saya (AR) yang kepotong itu jarinya di sana (Cengkareng). Makanya saya keluar (melihat kondisi AR)," ujar Nus Kei saat ditemui di rumahnya, Rabu (24/6/2020).
"Awalnya saya pikir hanya satu korban, pas nyampe di TKP sudah ada korban yang jatuh di bawah, yaudah kami angkat bawa ke rumah sakit," tambah Nuskei.
Selang beberapa saat, Nus Kei pun mendapat kabar bahwa rumahnya di Green Lake City diserang.

Seketika Nus Kei menghubungi istrinya untuk mengetahui kondisi terkini di rumahnya.
Setidaknya ada tujuh orang di rumahnya, termasuk anak dan istrinya.