Perjuangan SMP Pelosok Bogor Saat PPDB - Keliling Ajak Siswa Sekolah, Tim Lain Cari Sinyal Internet
Sebab, sekolah ini terletak di kawasan pelosok yang lingkungan masyarakatnya kurang sadar akan pendidikan dan memilih untuk tidak melanjutkan sekolah
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BABAKAN MADANG - Pihak SMPN 02 Babakan Madang, Kabupaten Bogor rupanya harus bekerja ekstra terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Sebab, sekolah ini terletak di kawasan pelosok yang lingkungan masyarakatnya kurang sadar akan pendidikan dan memilih untuk tidak melanjutkan sekolah anak-anaknya.
Kepala Sekolah SMPN 02 Babakan Madang, Siti Khodijah mengatakan bahwa dalam pembukaan PPBD pihaknya membagi dua tim.
Pertama adalah tim untuk melakukan sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya ke SMP dengan berkeliling dan pemasangan banner-banner.
"Jadi yang penting sekarang adalah sekolah. Apakah ada aturan zona, nilai, tidak, zona saja, siapapun yang mau masuk yang terdekat sok mangga. Jadi mau sekolah aja dulu di sini, kalau mau sekolah ya alhamdulillah," kata Siti Khodijah kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (25/6/2020).
Pendaftaran PPDB dari lulusan SD ke SMP ini pun dilakukan secara kolektif dan offline karena sinyal jaringan internet yang hampir tidak ada.
"Kenapa tidak online, karena memang sinyal. Kedua, karena tidak semua masyarakat memiliki handphone," kata Siti.
Selain itu, pihak sekolah SMP ini juga membentuk tim kedua untuk memfasilitasi siswa lulusannya yang ingin mendaftar ke SMA.
Namun pendaftaran ke SMA mau tak mau harus via online meskipun tetap dengan sistem kolektif.
Tim sekolah yang ditugaskan harus mencari jaringan internet agar bisa mendaftarkan siswanya untuk masuk SMA.
"Jadi kita kerjanya double. Siswa kami yang mau daftar ke SMA juga kita fasilitasi, tapi tetap harus online, jadi kita ada tim khusus daftar ke SMA. Kadang-kadang kalau gak ada sinyal, mereka ke SMA, jadi online-nya di sana, berkas mereka bawa. Kadang nyari sinyal kemana aja yang penting masuk. Begitulah perjuangannya, luar biasa ya," kata Siti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kepala-sekolah-smpn-02-babakan-madang-siti-khodijah.jpg)