Donald Trump Terancam Dipenjara, Iran Laporkan Presiden AS atas Pembunuhan Jenderal

Jaksa Teheran Ali Alqasimehr sebut Donald Trump dan lebih dari 30 orang lainnya terlibat dalam serangan 3 Januari silam yang tewaskan jenderal Iran

BarBus/Pixabay
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Presiden Amerika Serikat, Donald Trump terancam akan dipenjara.

Hal tersebut menyusul Iran yang mengeluarkan surat perintah penangkapan kepada presiden negeri adidaya.

Tak hanya itu, Iran juga meminta bantuan kepada Interpol untuk menahan Donald Trump beserta puluhan orang lainnya yang diyakini melakukan serangan pesawat tak berawak.

Serangan itu menewaskan seorang jenderal top Iran di Baghdad.

Pada Senin (29/6/2020) ini, Jaksa Teheran Ali Alqasimehr mengatakan bahwa Donald Trump dan lebih dari 30 orang lainnya terlibat dalam serangan 3 Januari silam.

Mike Tyson Pernah Labrak Donald Trump karena Bela Istrinya

Barack Obama Kritik Cara Donald Trump Tangani Corona di AS: Benar-benar Berantakan

Trump mengunggah foto bendera AS pascatewasnya Komandan Pasukan Elit Iran, Qasem Soleimani
Trump mengunggah foto bendera AS pascatewasnya Komandan Pasukan Elit Iran, Qasem Soleimani (twitter/@realDonaldTrump)

Serangan ini menewaskan Jenderal Qassem Soleimani, salah satu pemimpin militer tinggi di Iran.

Dikutip dari Al Jazeera, kantor berita negara ISNA melaporkan Donald Trump kini menghadapi tuduhan pembunuhan dan terorisme oleh insiden tersebut. 

Alqasimehr tidak menjelaskan orang lain yang terlibat dengan Donald Trump.

Namun dia menegaskan, Iran akan mengejar tuntutannya bahkan hingga Donald Trump habis masa kepresidenannya.

"36 orang yang bekerja sama, berkolaborasi, dan berpartisipasi dalam pembunuhan Haji Qassem, termasuk otoritas politik dan militer AS dan negara-negara lain, telah diidentifikasi," kata Alqasimehr dikutip dari ISNA via Tehran Times. 

Halaman
123
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved