Breaking News:

Lapaknya Akan Digusur untuk Jalur LRT Bogor, Pedagang Ikan Hias Ngadus ke DPRD

Kedatangan penjual ikan ke gedung DPRD tersebut untuk menyampaikan aduan terkait rencana penggusuran lapak penjual ikan yang rencananya akan dijadikan

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Puluhan pedagang ikan hias di depo ikan hias Jalan Bina Marga menyampaikan aspirasinya kepada pimpinan DPRD Kota Bogor diruang fraksi Golkar Gedung DPRD Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Puluhan penjual ikan hias di depo ikan hias Jalan Bina Marga, Kota Bogor kembali mendatangi gedung DPRD Kota Bogor, Senin (29/6/2020)

Kedatangan penjual ikan ke gedung DPRD tersebut untuk menyampaikan aduan terkait rencana penggusuran lapak penjual ikan yang rencananya akan dijadikan jalur LRT.

Ada sekitar 20 orang yang datang ke Gedung DPRD, mulai dari penjual ikan, karyawan kios, suplair hingga peternak ikan hias

Ketua Paguyuban Bina Bakti Ikan Hias Sugiaman mengatakan bahwa pihaknya mempertanyakan rencana Pemerintah Kota Bogor yang berencana menggusur depo ikan hias untuk renacana pembangunan LRT.

"Kita itu satu-satu nya centra ikan hias, tapi malah kita mau digusur dengan alsan kawasan lindung dan garis sepadan bangunan, dan sekarang alasan mau dibikin LRT," ujarnya.

Namun yang jadi pertanyaan lain adalah ketika ada rencana pembanguan LRT yang terkena gusur hanya bangunan ikan hias.

"Disitu ada gedung yang baru dibangun kedung kerajinan terus ada centra kuliner kemudian kembang, tapi itu tidak kena gusur," ujarnya.

Tidak hanya itu jika Pemerintah Kota Bogor akan melakukan penggusuran tanpa ada relokasi maka akan muncul pengangguran baru.

Wagiman mengatakan pedagang ikan hias di sekitar Jalan Binamarga ada sekitar 11 pedagang.

"Pedagang ada 11 tapi dilingkar pedagang itu ada karyawan ada suplair ada petani atau peternak ikan yang totalnya sampai sekitar 150 orang, Jika ini digusur tanpa relokasi maka akan mengganggu sektor ekonomi dengan bertamabahnya angka pengangguran," ujarnya.

Dilokasi yang sama Eka Wardana mengatakan bahwa DPRD Kota Bogor siap untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut.

"Iya pedagang ini menyampaikan aspirasinya insyaallah berdasarkan surat yang kami terima akan kami coba tindaklanjuti hari Kamis sesuai dengan disposisi pak ketua yang disampaikan kepada kami," katanya.

Eka mengatakan bahwa sesuai surat yang diterimanya pihaknya akan mencoba mempetjuangkan aspirasi para pedagang untuk berjualan di lokasi sampai ada kepastian kapan tempat tersebut digunakan untuk LRT.

"Keinginan mereka tetap bisa berjualan di lokasi tersebut kalaupun ingin direlokasi mereka bisa diberikan informasi dari awal sehingga mereka bisa menyiapkan segala sesuatunya, dan lokasi  tersebut harus memenuhi dengan apa yang menjadi kebutuhan penjual ikan," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved